NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Sebuah insiden terjadi di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di wilayah Kelurahan Nanga Bulik, yang melibatkan mobil dan truk muatan sawit. Kejadian ini terjadi saat mobil yang dikendarai Miftahul Jenah melaju menuju Stadion, setelah melewati Tempat Bongkar Muat Sawit (TBS).
Buah sawit yang jatuh dari truk tanpa penutup menggelinding ke jalan dan menabrak bagian depan mobil Miftahul, mengakibatkan kerusakan pada kendaraan tersebut.
Kejadian tersebut terjadi pada malam hari. Menurut keterangan Miftahul Jenah yang diunggah di media sosial, truk yang membawa muatan sawit berada di arah berlawanan dengan mobilnya saat buah sawit jatuh. Saat itu, kondisi lalu lintas cukup ramai, dengan kendaraan lain yang juga melintas di belakangnya.
"Apakah sopir truk sadar atau tidak, saya tidak tahu pasti, karena setelah kejadian, truk langsung kabur dengan kecepatan tinggi," ujar Miftahul, menceritakan kronologi insiden tersebut. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa atau cedera pada dirinya maupun penumpang mobilnya meskipun kendaraan mereka mengalami kerusakan.
Miftahul juga menjelaskan bahwa ia tidak sempat melakukan pengereman mendadak karena khawatir akan menimbulkan tabrakan dari belakang. "Ada kendaraan lain di belakang saya, jika saya rem mendadak, itu bisa lebih berbahaya. Akhirnya, buah sawit langsung mengenai bagian depan mobil," tambahnya.
Foto yang dibagikan oleh Miftahul menunjukkan kerusakan pada bumper depan dan bagian samping mobil yang berwarna merah, dengan beberapa bagian cat yang tergores dan bengkok akibat benturan dengan buah sawit.
Setelah postingan tersebut viral, banyak netizen yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa. Mereka menyebutkan bahwa truk tanpa penutup muatan seringkali membahayakan pengguna jalan lainnya.
Menanggapi insiden ini, Kasat Lantas Polres Lamandau, AKP Susanto, mengeluarkan imbauan bagi seluruh pengendara truk yang membawa muatan berisiko jatuh, seperti sawit, pasir, batu, dan barang serupa. "Kami mengimbau agar setiap truk bermuatan tersebut wajib menggunakan jaring penutup atau penutup muatan yang aman. Ini tidak hanya untuk mencegah kerusakan pada kendaraan lain, tetapi juga untuk menjaga keselamatan semua pengguna jalan," tegas AKP Susanto.
Lebih lanjut, AKP Susanto menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggar yang tidak mematuhi peraturan ini. "Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh pengemudi dapat mematuhi peraturan demi mencegah kejadian serupa terulang," pungkasnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno