
Duel antara timnas Prancis vs Senegal, dalam Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion New York, Amerika Serikat, digelar Rabu (17/6) kick off pukul 02.00 dini hari WIB.
Pertemuan ini jadi duel ulangan Piala Dunia 2002 ketika Senegal secara mengejutkan menekuk Prancis 1-0 pada laga pembuka turnamen. Kekalahan tersebut menjadi awal kegagalan Les Bleus sebagai juara bertahan ketika itu, sekaligus satu-satunya catatan pertemuan kedua negara jelang duel nanti.
Namun, sekarang situasinya berbeda. Prancis datang sebagai salah satu kandidat juara usai menyegel trofi Piala Dunia 2018 dan runner-up edisi 2022. Sementara itu, Senegal berambisi melanjutkan tren sebagai salah satu kekuatan utama sepakbola Afrika, sekaligus mengulang kejutan bersejarah mereka atas Les Bleus dua puluh empat tahun silam. Saat itu Singa Teranga mencapai babak perempat final sebelum tumbang 0-1 oleh Turki.
Di Kubu Prancis, asuhan Didier Deschamps itu dihuni pemain kelas dunia di setiap lini. Kylian Mbappe masih jadi andalan sebagai motor utama serangan. Penyerang Real Madrid itu sudah mengoleksi 56 gol bersama timnas Prancis dan hanya terpaut satu gol dari rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Timnas Prancis.
Selain Mbappe, Deschamps juga punya Ousmane Dembele yang datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih Juara Champions dan liga bersama Paris Saint-Germain. Michael Olise (Bayern Munchen), Desire Doue (PSG), Bradley Barcola (PSG), hingga Rayan Cherki (Man City) menambah variasi serangan, membuat lini depan Prancis jadi salah satu yang paling berbahaya di turnamen ini.
Namun, Senegal yang berjuluk Singa Teranga datang dengan fondasi tim kuat serta pengalaman bermain di level tertinggi. Sadio Mane (Al Nassr), Kalidou Koulibaly (Al Hilal), dan Edouard Mendy (Al Ahli) masih jadi tulang punggung tim yang kini ditangani Pape Thiaw.
Pelatih berusia 44 tahun itu mengambil alih tim pada akhir 2024 dan langsung membawa Senegal menjuarai Piala Afrika 2025. Keberhasilan tersebut kian mengukuhkan status Senegal sebagai salah satu kekuatan utama sepakbola Afrika.
Selain para pemain senior, Senegal juga punya talenta muda seperti Pape Matar Sarr (Tottenham), Habib Diarra (Sunderland), Nicolas Jackson (Bayern Munchen), juga Ismaila Sarr (Crystal palace). Semua jelas bisa mengancam Les Blues melalui serangan cepat.
Gelandang Prancis, Manu Kone, mengaku Senegal merupakan lawan berbahaya.
"Senegal, kami tahu bahwa mereka tim yang sangat bagus, mereka juara Afrika, peringkat 15 FIFA. Secara individu, mereka punya banyak pemain berkualitas yang bermain di Eropa bersama klub besar. Saya banyak menonton Piala Afrika dan mereka sangat kuat, baik secara individu maupun kolektif," kata Kone, dikutip dari laman resmi Federasi Sepakbola Prancis.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





