Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Persiapkan Parkir Elektronik di RSUD Gusti Abdul Gani

Ria Mekar Anggreany
Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid didampingi Kepala BPKPD Lamandau, Norita Indayanie, saat memberikan keterangan kepada awak media, belum lama tadi.(dok/radarsampit)
Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid didampingi Kepala BPKPD Lamandau, Norita Indayanie, saat memberikan keterangan kepada awak media, belum lama tadi.(dok/radarsampit)

Advertisement

NANGA BULIK,radarsampit.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten Lamandau terus mencari terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan sumber pendapatan daerah. Salah satu langkah yang kini tengah dipersiapkan adalah penerapan sistem parkir elektronik di Rumah Sakit Gusti Abdul Gani (RSGAG) Lamandau. Gagasan tersebut didorong langsung oleh Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid.

Menurutnya, pengelolaan parkir di fasilitas pelayanan publik harus dilakukan secara profesional, tertib, dan transparan. Melalui sistem digital, seluruh transaksi parkir dapat tercatat dengan baik sehingga potensi kebocoran pendapatan yang selama ini dikhawatirkan terjadi dapat diminimalisasi.

Ia menilai, parkir bukan sekadar persoalan keluar-masuk kendaraan. Jika dikelola dengan sistem yang tepat, sektor ini dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup potensial untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Advertisement

“Dengan sistem parkir elektronik, seluruh transaksi parkir akan tercatat secara digital sehingga lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, penerapan sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan PAD Kabupaten Lamandau,” ujar Abdul Hamid.

Rencana tersebut nantinya memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran parkir menggunakan uang elektronik atau metode pembayaran non-tunai lainnya. Sistem ini dinilai lebih praktis, cepat, dan mampu mengurangi risiko kesalahan pencatatan maupun pungutan yang tidak sesuai ketentuan.

Advertisement

Meski demikian lanjut Abdul Hamid, Pemerintah Kabupaten Lamandau memastikan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan uang elektronik tidak perlu khawatir. Pengelola akan menyiapkan mekanisme pembayaran alternatif agar seluruh pengunjung rumah sakit tetap dapat menikmati layanan dengan mudah tanpa mengalami kendala.

Saat ini, penerapan parkir elektronik di RSGAG masih berada pada tahap persiapan dan pembahasan teknis. Berbagai aspek tengah dikaji secara matang, mulai dari kesiapan infrastruktur, sistem pembayaran, hingga pola pengelolaan yang dianggap paling efektif agar implementasinya dapat berjalan optimal.

Abdul Hamid berharap, inovasi tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang lebih modern, nyaman, dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

Ia menegaskan, jika terealisasi, RSGAG Lamandau berpeluang menjadi salah satu fasilitas publik di daerah yang menerapkan tata kelola parkir berbasis digital sebagai wujud transformasi pelayanan menuju pemerintahan yang lebih transparan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(mex/gus)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Potensi Pajak Daerah di Gunung Mas Masih Harus Digali

Potensi Pajak Daerah di Gunung Mas Masih Harus Digali

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Indra H Kiaji meminta potensi pajak daerah masih terus digali

Inilah Enam Strategi Kotim untuk Mendongkrak Perolehan PAD

Inilah Enam Strategi Kotim untuk Mendongkrak Perolehan PAD

Kotim menyiapkan enam strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal

Besarnya SILPA Terus Jadi Pekerjaan Rumah Pemerintah Daerah

Besarnya SILPA Terus Jadi Pekerjaan Rumah Pemerintah Daerah

Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD Kotawaringin Timur (Kotim) selalu melekat di setiap APBD jadi pekerjaan rumah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer