NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Festival Budaya Melayu Kutaringin 2025 resmi dibuka di halaman Pasar Induk Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Rabu malam (10/9). Pembukaan berlangsung meriah, diwarnai pertunjukan seni tradisional serta aneka jajanan khas Melayu yang menarik perhatian masyarakat.
Pasar yang biasanya sepi pada malam hari, berubah menjadi pusat keramaian. Warga berbondong-bondong datang untuk menyaksikan rangkaian pertunjukan budaya serta menikmati berbagai kuliner tradisional dan modern.
Pengunjung tampak antusias mencicipi beragam jajanan khas Melayu seperti kerupuk basah, kerupuk ikan belida, kerupuk haruan, wadai apam, blodar, lemper, klepon, lepat ubi, hingga bingka. Selain itu, jajanan kekinian seperti mochi dan seblak juga turut dijajakan oleh pedagang.
"Selain untuk melestarikan budaya Melayu di Kotawaringin, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau, Irwansyah, saat meninjau stan para pedagang.
Selain kuliner, festival ini juga menyuguhkan berbagai permainan rakyat yang dapat dimainkan oleh semua kalangan usia. Di antaranya balap karung, tarik tambang, dan enggrang.
Malam pembukaan ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan Festival Budaya Melayu Kutaringin 2025 yang akan berlangsung selama tujuh hari. Festival ini bertujuan melestarikan serta mempromosikan kekayaan budaya Melayu di Kalimantan Tengah, sekaligus mendorong sektor pariwisata dan perekonomian lokal. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno