radarsampitjawapos.com- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan pengawasan di sejumlah objek wisata selama masa libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kebersihan kawasan wisata yang dipadati pengunjung.
Wakil Bupati Kotim, Irawati, mengatakan pengawasan tersebut melibatkan tim gabungan dari Polres Kotawaringin Timur, Kodim 1015/Sampit, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Saya bersama tim gabungan melakukan pengawasan ke sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kotawaringin Timur. Saat ini kami berada di objek wisata kebanggaan masyarakat Kotim, yaitu Pantai Ujung Pandaran,” kata Irawati, Senin (23/3/2026).
Berdasarkan pemantauan di lapangan, jumlah pengunjung di Pantai Ujung Pandaran pada musim libur tahun ini diperkirakan lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, wisatawan tidak hanya berasal dari wilayah Kotim, tetapi juga dari luar daerah.
“Tahun lalu jumlah pengunjung diperkirakan sekitar 18 ribu orang. Untuk tahun ini memang belum ada data pasti, tetapi dari informasi yang kami terima jumlahnya lebih banyak, bahkan ada pengunjung dari Jakarta, Surabaya, serta dari daerah sekitar seperti Gunung Mas, Murung Raya, dan Pangkalan Bun,” tambahnya.
Selain melakukan pengawasan, Irawati juga menyempatkan diri memberikan sosialisasi kepada para pengunjung agar menjaga kebersihan kawasan wisata, khususnya di Pantai Ujung Pandaran yang menjadi salah satu destinasi andalan Kotim.
Ia menyebutkan, secara umum kondisi kebersihan di bibir pantai sudah cukup baik. Namun, masih ditemukan sampah yang berserakan di beberapa titik, terutama di area sekitar vila dan tempat berkumpul pengunjung.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, baik yang sudah berada di sini maupun yang akan datang, agar bersama-sama menjaga kebersihan Pantai Ujung Pandaran. Ini adalah tempat wisata kebanggaan masyarakat Kotim,” pintanya.
Ia juga meminta pengunjung untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pengelola di sekitar kawasan pantai.
“Kalau duduk atau berkumpul, siapkan plastik untuk menampung sampahnya, lalu buang di tempat sampah yang sudah disediakan. Tempat sampah sudah banyak tersedia di sepanjang kawasan pantai,” pungkasnya.(ktr-2/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama