Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Musrenbang RKPD Seruyan 2027 Himpun 1.896 Usulan Prioritas

Heru Prayitno • Jumat, 13 Maret 2026 | 11:04 WIB

 

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda membuka rapat rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Seruyan Tahun 2027 di Aula Bapperinda Seruyan, Rabu (11/3).
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda membuka rapat rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Seruyan Tahun 2027 di Aula Bapperinda Seruyan, Rabu (11/3).

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com — Pemerintah Kabupaten Seruyan menghimpun 1.896 usulan prioritas pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang dibuka Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Seruyan, Rabu (11/3).

Usulan tersebut terdiri atas 1.430 hasil Musrenbang kecamatan dan 466 pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Seruyan.

Kepala Bapperinda Seruyan Agung Setiawan mengatakan Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah sekaligus forum penyempurnaan rancangan RKPD 2027.

“Kegiatan ini menjadi sarana menyempurnakan rancangan RKPD 2027 berdasarkan masukan dari forum perangkat daerah,” kata Agung.

Ia menjelaskan, forum tersebut juga menjadi wadah untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari desa, kelurahan, hingga kecamatan dengan arah kebijakan pemerintah daerah. 

Selain itu, Musrenbang RKPD bertujuan menetapkan prioritas pembangunan daerah yang sejalan dengan prioritas pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, serta memastikan program yang direncanakan dapat didanai sesuai kemampuan fiskal daerah.

Sementara itu, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan Musrenbang tingkat kabupaten memiliki peran strategis dalam memastikan proses perencanaan dan penganggaran pembangunan berjalan selaras.

“Melalui forum ini kita memastikan setiap program dan kegiatan yang direncanakan tidak hanya sesuai prioritas pembangunan daerah, tetapi juga sejalan dengan kapasitas fiskal daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, RKPD 2027 merupakan tahun perencanaan ketiga dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Seruyan 2025–2029, sehingga perencanaan pembangunan harus mampu mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah.

Bupati juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan di Kabupaten Seruyan turun dari 7,08 persen pada 2024 menjadi 6,72 persen pada 2025. Tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 3,47 persen menjadi 3,44 persen.

Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Seruyan pada 2025 mencapai 71,24 atau meningkat 0,58 poin dibanding tahun sebelumnya.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Ahmad.

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menelaah secara cermat setiap usulan yang masuk, baik dari Musrenbang kecamatan maupun pokok-pokok pikiran DPRD, sehingga program yang diprioritaskan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah agar tidak terjadi tumpang tindih program serta perencanaan pembangunan dapat berjalan terpadu, efektif, dan tepat sasaran.   (rdw/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#musrenbang #seruyan