KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Aksi tawuran remaja yang dikenal dengan istilah perang sarung sempat membuat resah warga Kelurahan Kuala Pembuang I, Jumat (6/3) malam.
Keributan itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, tak lama setelah sejumlah remaja selesai melaksanakan salat tarawih di sekitar Mushola Al-Iman, Jalan Gatot Subroto. Warga yang khawatir segera melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center 110 Polres Seruyan.
Mendapat laporan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polres Seruyan langsung menuju lokasi. Sekitar pukul 21.00 WIB, Aiptu Andi Sugiyanto bersama petugas Pamapta III dan piket fungsi tiba di tempat kejadian. Mereka menemukan sejumlah remaja saling menyerang menggunakan sarung.
“Kami segera merespons laporan masyarakat. Sesampainya di lokasi, para remaja langsung kami bubarkan agar tidak berkembang menjadi perkelahian lebih besar dan menimbulkan korban,” ujar Aiptu Andi.
Aksi cepat petugas berhasil mengendalikan situasi, membuat kondisi di sekitar mushola kembali kondusif. Selain membubarkan kerumunan, polisi juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para remaja dan warga yang masih berada di lokasi.
Aiptu Andi mengingatkan generasi muda untuk tidak terlibat dalam berbagai bentuk kenakalan, termasuk tawuran, balap liar, hingga penyalahgunaan narkoba dan minuman keras. Ia juga mengajak masyarakat, terutama orang tua, untuk aktif mengawasi aktivitas anak-anak selama bulan suci Ramadan.
“Bulan Ramadan seharusnya diisi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Mari bersama-sama menjaga ketertiban,” tegasnya. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno