KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Suara bising knalpot brong yang mengganggu ketenangan malam Ramadan berhasil disikapi aparat kepolisian. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seruyan mengamankan lima sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi teknis dalam patroli dini hari di Kota Kuala Pembuang, Sabtu (21/2).
Patroli yang berlangsung dari pukul 00.00 hingga 03.00 WIB ini merupakan respons cepat terhadap keluhan warga. Beberapa hari terakhir, masyarakat resah dengan aksi kebut-kebutan yang dilakukan sekelompok remaja di sejumlah ruas jalan utama kota.
Selain membahayakan, suara knalpot yang tidak standar tersebut dinilai mengganggu kekhusyukan ibadah dan waktu istirahat masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Kasat Lantas Polres Seruyan, IPTU Subronto, menegaskan pihaknya tidak tinggal diam menerima laporan masyarakat.
“Setelah mendapat keluhan, kami langsung menindaklanjuti dengan patroli untuk mengantisipasi balapan liar. Ini bagian dari komitmen kami menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Subronto.
Petugas patroli bergerak secara mobile dan stasioner, menyasar titik-titik yang sering dijadikan lokasi balap liar. Selain menindak pelaku kebut-kebutan, patroli juga difokuskan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas lainnya yang rawan terjadi pada jam-jam tersebut.
Hasilnya, lima unit sepeda motor dengan knalpot brong berhasil terjaring razia. Semua kendaraan tersebut langsung ditindak dengan tilang.
Subronto menegaskan bahwa penggunaan knalpot tidak standar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga menimbulkan keresahan sosial.
“Apalagi di bulan Ramadan, suara bising seperti ini sangat mengganggu. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan agar masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang,” tegasnya.
Selain itu, Subronto juga mengingatkan pentingnya peran orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka, terutama yang masih remaja. Terlibat dalam balapan liar tidak hanya merupakan pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman bagi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
“Kami tidak ingin ada korban jiwa. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan,” imbaunya.
Pantauan hingga patroli berakhir pada pukul 03.00 WIB, situasi Kota Kuala Pembuang terpantau kondusif. Aksi kebut-kebutan yang sebelumnya dikeluhkan warga berhasil diredam dengan kehadiran personel di lapangan. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno