KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Menindaklanjuti terdeteksinya titik panas (hotspot) di wilayah Kecamatan Danau Seluluk, personel Polsek Hanau melalui Polsubsektor Danau Seluluk melakukan pengecekan lapangan guna mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (8/2).
Pengecekan tersebut dilakukan setelah petugas menerima informasi adanya satu hotspot yang terpantau oleh satelit NASA-SNPP dan terekam dalam sistem pemantauan karhutla SIIPONGI.
Berbekal data koordinat yang diterima, petugas bergerak menuju lokasi untuk melakukan verifikasi langsung. Hasil penelusuran menunjukkan sumber hotspot berada di kawasan hutan di Desa Tanjung Hara, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan bekas lahan yang telah terbakar dan diduga menjadi penyebab munculnya sinyal hotspot pada pemantauan satelit.
Kapolsek Hanau Iptu Firman Amir mengatakan, pengecekan cepat terhadap setiap titik panas merupakan bagian dari upaya pencegahan rutin yang terus diperkuat jajarannya, terutama saat potensi karhutla meningkat.
“Kami secara berkala memantau setiap hotspot yang muncul di SIIPONGI. Verifikasi lapangan penting untuk memastikan kondisi riil di lapangan dan mencegah kebakaran meluas,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berisiko tinggi dan melanggar ketentuan hukum.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Koordinasikan dengan pemerintah desa agar prosesnya aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno