KUALA PEMBUANG, Radarsampit,jawapos.com - Cara unik dilakukan Satpolairud Polres Seruyan untuk mendekatkan budaya membaca kepada masyarakat, khususnya anak-anak di bantaran sungai Seruyan.
Melalui program Perpustakaan Terapung, kapal patroli yang biasa beroperasi menjaga perairan kini disulap menjadi sarana edukasi keliling, Jumat (19/12/2025).
Beragam buku bacaan dibawa dalam kegiatan tersebut. Mulai dari buku pelajaran, cerita anak, hingga pengetahuan umum. Buku-buku itu dibagikan dan dibaca langsung oleh anak-anak serta warga yang tinggal di sekitar dermaga dan permukiman tepian Sungai Seruyan.
Personel Satpolairud menyambangi warga satu per satu, mengajak anak-anak memanfaatkan waktu luang dengan membaca. Suasana sederhana namun hangat terlihat saat anak-anak antusias membuka lembar demi lembar buku yang dibawa dari atas kapal patroli.
Kapolres Seruyan melalui Kasat Polairud AKP Sriyono menuturkan, Perpustakaan Terapung merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas perpustakaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan minat baca dan memotivasi anak-anak agar terus belajar, sehingga wawasan dan pengetahuan mereka semakin berkembang,” ujar Sriyono.
Tak hanya membaca, personel Satpolairud juga menyisipkan pesan-pesan kamtibmas serta imbauan keselamatan beraktivitas di perairan kepada warga. Edukasi dilakukan secara humanis agar mudah dipahami.
Sriyono mengatakan bahwa kapal patroli ini tidak hanya hadir sebagai simbol pengamanan, tetapi juga pembawa pengetahuan.
“Program Perpustakaan Terapung ini diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat bantaran sungai,” tandasnya. (rdw/fm)
Editor : Farid Mahliyannor