Kotim Persiapkan Fisik dan Mental 75 Calon Paskibraka

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Jumat, 17 Juli 2026 | 20:34 WIB
Para calon paskibraka Kabupaten Kotim 2026 saat mengikuti, Pusdiklat di Stadion 29 November Sampit, Rabu (15/7).
Para calon paskibraka Kabupaten Kotim 2026 saat mengikuti, Pusdiklat di Stadion 29 November Sampit, Rabu (15/7).(yuni/radarsampit)

 

 

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Sebanyak 75 Calon Paskibraka (Capaska) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 2026 saat ini tengah intensif mengikuti kegiatan pradiklat. Hal itu persiapan sebelum nantinya mereka memasuki pemusatan latihan.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kotim Naning Sugiharti menjelaskan,  pradiklat ini berlangsung dalam rentang waktu yang cukup panjang. Rangkaian latihan tersebut sudah dimulai sejak tanggal 1 Juli dan dijadwalkan akan terus berjalan hingga 29 Juli mendatang.

"Pelaksanaan latihan tidak dilakukan setiap hari melainkan terjadwal sebanyak tiga kali dalam seminggu," ujarnya.

Para peserta wajib hadir untuk mengikuti instruksi dan materi latihan pada hari Rabu, Sabtu, dan Minggu. Jika diakumulasikan secra keseluruhan, para Capaska akan menjalani total 13 kali pertemuan selama masa pradiklat ini.

"Tujuan utama dari pradiklat ini berfokus pada penguatan dua elemen penting dalam diri setiap calon anggota Paskibraka. Kegiatan ini untuk menyiapkan fisik yang prima serta mental yang tangguh bagi para pemuda-pemudi terpilih," tuturnya.

Baca Juga: Anak-Anak yang Sedang Main Bola, Paskibraka, hingga Pramuka Diajak Nikmati Durian Lokal secara Gratis

Dengan bekal yang matang selama pradiklat, diharapkan para peserta tidak lagi terkejut dengan ritme latihan yang lebih berat. Kesiapan ini menjadi modal utama mereka sebleum secara resmi masuk ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) yang sesunguhnya, yang akan menyita banyak energi dan konsentrasi.

Terkait dengan durasi, latihan pradiklat ini sengaja dilaksanakan pada pagi hari, dimulai dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Pemilihan waktu pagi ini didasarkan pada pretimbangan kondisi udara yang masih segar dan sangat mendkung untuk aktivitas fisik yang cukup menguras tenaga.

Pihak Kesbangpol sengaja menghindari pelaksanaan latihan pada sore hari karena keterbatasan waktu yang dinilai terlalu mepet dengan waktu ibadah salat Magrib. Melalui pembagian waktu yang efektif ini, diharapkan para Capaska Kotim dapat menyerap seluruh materi latihan dengan optimal tanpa mengganggu kewajiban lainnya. (yn/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
latihan paskibraka kotim Stadion 29 November Sampit diklat