SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyosialisasikan rencana pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Kapten Mulyono.
Proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan, saat ini tahapan yang dilakukan masih berupa sosialisasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang ruas jalan. Tahap tersebut dijadwalkan berlangsung selama sekitar dua pekan sebelum pekerjaan fisik dimulai pada pertengahan Juli.
Baca Juga: Guru Dominasi PNS Kotim yang Pensiun per 1 Juli 2026
"Untuk pekerjaan fisik belum dimulai. Saat ini kami masih melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat. Rencananya pertengahan Juli pekerjaan fisik sudah mulai berjalan," ujarnya.
Raihansyah menjelaskan, pembangunan akan dilaksanakan di ruas Jalan Kapten Mulyono mulai dari Simpang KFC hingga Jalan Lingkar Kota Selatan sepanjang sekitar 2,9 kilometer.
Sebanyak 63 lampu PJU LED berdaya 120 watt akan dipasang pada tiang setinggi sembilan meter dengan jarak antartiang rata-rata 50 meter di satu sisi jalan.
Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari kalender. Saat ini Dishub masih berkoordinasi dengan Dinas PUPR, PDAM, Telkom, dan Dinas Lingkungan Hidup terkait pekerjaan galian kabel bawah tanah serta pemangkasan pohon yang berpotensi mengganggu pemasangan lampu.
Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat diminta memahami adanya aktivitas galian dan pemasangan instalasi kabel yang dapat memengaruhi kelancaran arus lalu lintas. Pengguna jalan diimbau mengurangi kecepatan, mematuhi rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Baca Juga: Tumpahan Solar di Jalan Tjilik Riwut Bikin Jalan Licin, Dua Pengendara Motor Terjatuh
Selain itu, pedagang kaki lima yang berjualan di sisi barat Jalan Kapten Mulyono diharapkan dapat mengosongkan area pekerjaan agar proyek berjalan lancar. Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama proses pemasangan jaringan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Kami berharap masyarakat mendukung pembangunan ini karena nantinya akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," pungkas Raihansyah. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor