Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dua Jemaah Haji Kotim Tunda Keberangkatan, Dirawat di ICU, Istri Setia Mendampingi

M. Akbar • Senin, 4 Mei 2026 | 14:35 WIB
Jamaah calon haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur saat mendapatkan arahan di Asrama Haji Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.  (Prokom/Radar Sampit)
Jamaah calon haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur saat mendapatkan arahan di Asrama Haji Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (Prokom/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunda keberangkatan bersama kloter 6 pada 2 Mei 2026. Penundaan terjadi karena satu jemaah mengalami gangguan kesehatan saat perjalanan, sementara istrinya memilih mendampingi selama perawatan di rumah sakit di Banjarbaru.

Satu Jemaah Sakit, Istri Setia Mendampingi

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kotim, Tiariyanto, membenarkan penundaan tersebut. Ia menjelaskan, jemaah yang sakit berasal dari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan didampingi istrinya selama menjalani perawatan.

“Satu orang mengalami sakit, sedangkan satu orang lagi adalah istrinya yang mendampingi selama dirawat di rumah sakit di Banjarbaru,” ujarnya, Senin (4/5).

Sempat Dirawat Intensif di ICU

Jemaah yang sakit diketahui bernama M. Sahnul Basri (60). Ia mengalami sesak napas saat perjalanan dari Kotim, yang diduga dipicu riwayat penyakit jantung serta kemungkinan tidak mengonsumsi obat rutin.

“Setibanya di Banjarbaru, kondisinya menurun dan harus mendapatkan penanganan intensif di ruang ICU akibat gangguan pernapasan,” jelas Tiariyanto.

Kondisi Membaik, Tunggu Jadwal Kloter Berikutnya

Setelah mendapat penanganan medis, kondisi Sahnul berangsur membaik. Ia bahkan telah dipindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan biasa dan kini diperbolehkan pulang.

“Sudah ada perbaikan, kemarin beliau dipindahkan dari ICU ke ruang perawatan biasa, dan hari ini informasinya sudah boleh pulang,” tuturnya.

Saat ini, Sahnul masih dalam pemantauan tim medis sambil menunggu jadwal keberangkatan berikutnya melalui kloter Banjarmasin hingga sekitar 20 Mei mendatang. Pemerintah berharap kondisi jemaah terus stabil sehingga dapat melanjutkan ibadah haji sesuai jadwal. (ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#tunda berangkat #jemaah haji kotim #sampit #kalteng