SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-57 tingkat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan digelar pada 23 hingga 27 April 2026. Kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus upaya pembinaan generasi religius dan berprestasi.
Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, mengatakan rangkaian kegiatan akan diawali dengan pawai MTQ pada 23 April 2026 yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Pawai ini menjadi kirab syiar Islam yang melibatkan masyarakat di wilayah Mentawa Baru Ketapang,” ujarnya, Rabu (22/4).
Setelah itu, pelaksanaan lomba MTQ dan FSQ akan berlangsung selama empat hari. Berbagai cabang perlombaan tilawatil Qur’an dan seni qasidah akan dipertandingkan dalam kegiatan tersebut.
Adapun seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Al Hidayah, Antang Barat, yang akan menjadi lokasi utama pelaksanaan lomba.
Irpansyah menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Kotim tahun 2026 yang rencananya digelar di Kecamatan Mentaya Hulu.
“Selain syiar Islam, kegiatan ini juga untuk menjaring kafilah terbaik yang akan mewakili kecamatan di tingkat kabupaten,” jelasnya.
Ia menambahkan, seleksi melalui MTQ dan FSQ di tingkat kecamatan diharapkan mampu menghasilkan peserta yang siap bersaing serta membawa nama baik wilayah.
“Seleksi ini diharapkan melahirkan peserta yang benar-benar siap dan berprestasi,” katanya.
Lebih lanjut, Irpansyah menyebut MTQ ke-57 ini juga menjadi momentum penting bagi Mentawa Baru Ketapang untuk mempertahankan tradisi prestasi yang telah diraih selama ini.
Kecamatan Mentawa Baru Ketapang tercatat telah meraih gelar juara umum MTQ tingkat Kabupaten Kotim sebanyak 15 kali berturut-turut sejak 2012.
“Capaian ini menjadi motivasi besar bagi peserta dan panitia untuk terus mempertahankan prestasi,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan ini kualitas kafilah semakin meningkat sehingga mampu kembali mengharumkan nama kecamatan pada MTQ tingkat kabupaten mendatang. (Ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko