Harga Komoditas Dapur di Kotawaringin Barat Menanjak

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 08:35 WIB
Pemantauan harga bapok di Pasar Tradisional Indrasari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini. (ist)
Pemantauan harga bapok di Pasar Tradisional Indrasari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini. (ist)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Harga sejumlah komoditas bumbu dapur di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami kenaikan memasuki pekan ketiga September 2026. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit merah yang mencapai 9,09 persen dibandingkan rata-rata harga pada pekan sebelumnya.

Berdasarkan laporan harian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kobar, kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah keriting dan cabai rawit hijau. Sementara itu, harga beras medium dan daging ayam ras (broiler) justru mengalami penurunan.

Plt. Kabid Perdagangan DisperindagkopUKM Kobar Muhamad Suhendra mengatakan, pemantauan harga dilakukan secara rutin untuk mengetahui pergerakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok) di pasaran. Data dari pedagang menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

“Pemantauan ini dilakukan untuk melihat pergerakan harga bapok dari hari ke hari, sehingga perkembangan harga setiap komoditas dapat diketahui dan menjadi bahan evaluasi dalam pengendalian harga,” ujar Suhendra.

Berdasarkan perbandingan rata-rata harga mingguan, cabai rawit merah mengalami kenaikan 9,09 persen. Selanjutnya, cabai merah keriting naik 4 persen dan cabai rawit hijau 2,04 persen.

Sebaliknya, harga beras medium turun 3,23 persen dan daging ayam ras turun 3,26 persen. Sebagian besar komoditas bahan pokok lainnya masih berada pada tingkat harga relatif stabil.

Secara harian, harga cabai merah keriting naik dari Rp50.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Cabai rawit merah juga meningkat dari Rp90.000 menjadi Rp100.000 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai merah besar dan cabai rawit hijau masih stabil, masing-masing Rp60.000 dan Rp100.000 per kilogram.

Pemantauan harga tersebut dilakukan secara berkala oleh DisperindagkopUKM Kobar untuk memetakan fluktuasi harga sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. (tyo/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
kotawaringin barat pasar