Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

DPRD Kotawaringin Barat Pastikan Beras Bulog Layak dan Stok Aman

Syamsudin Danuri • Kamis, 2 Juli 2026 | 11:43 WIB
Ketua Komisi A beserta anggota DRPD monitoring ke gudang Bulog Pangkalan Bun. (SYAMSUDIN/RADAR SAMPIT) 
Ketua Komisi A beserta anggota DRPD monitoring ke gudang Bulog Pangkalan Bun. (SYAMSUDIN/RADAR SAMPIT) 

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Komisi A DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan monitoring ke Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Drive Regional II Pangkalan Bun, Rabu (1/7/2026), untuk memastikan kualitas beras bantuan pangan tetap layak serta ketersediaan stok aman bagi masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD Kotawaringin Barat, Muhammad Isro Wahyudin, mengatakan monitoring tersebut merupakan bagian dari agenda Badan Musyawarah (Banmus) DPRD setelah sebelumnya meninjau sejumlah sekolah dan puskesmas. Kegiatan itu bertujuan memastikan program pemerintah di bidang ketahanan pangan berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Wahyu, Bulog selama ini mampu menjaga kualitas komoditas yang disalurkan kepada masyarakat. Ia juga memastikan stok pangan di Bulog Sub Drive Regional II Pangkalan Bun mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara yang menjadi wilayah layanan.

"Stok dipastikan cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Program pemerintah akan tetap diterima oleh masyarakat sesuai ketentuan. Kami juga mengapresiasi kinerja Bulog. Komisi A selalu membuka ruang koordinasi terkait pelaksanaan program pemerintah, baik mengenai ketersediaan stok maupun berbagai kendala yang mungkin terjadi di lapangan," ujar Wahyu.

Dalam dialog bersama Kepala Bulog Sub Drive Regional II Pangkalan Bun, Komisi A DPRD juga mendorong Bulog meningkatkan penyerapan hasil panen petani di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Wahyu menjelaskan, penyerapan gabah petani belum dapat dilakukan secara optimal karena harga pokok produksi (HPP) masih berada di bawah harga jual yang ditetapkan petani.

"Bulog sebenarnya siap menyerap hasil panen petani, namun persoalan HPP masih belum menemukan titik temu. Harapan kita persoalan ini bisa menjadi perhatian bersama sehingga ke depan ada terobosan yang mampu mendukung penyerapan hasil panen petani lokal. Dengan demikian, kesejahteraan petani di Kotawaringin Barat juga dapat terus meningkat," pungkasnya. (sam/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#dprd kotawaringin barat #bulog #beras