Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

BBM Langka di Katingan, Harga Pertalite di Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Yuswanto RS • Senin, 4 Mei 2026 | 15:58 WIB
ANTREAN BBM: SPBU di Kabupaten Katingan diserbu pembeli, antrean padat karena harga pelatile di eceran melonjak. (Yuswanto/Radar Sampit)
ANTREAN BBM: SPBU di Kabupaten Katingan diserbu pembeli, antrean padat karena harga pelatile di eceran melonjak. (Yuswanto/Radar Sampit)

KASONGAN, radarsampit.jawapos.com - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Katingan kian terasa. Bahkan pada Minggu (3/5/2026), harga Pertalite di tingkat pengecer sempat menembus Rp25 ribu per liter.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Katingan, Yodihel, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan, kelangkaan terjadi pada jenis Pertalite dan Pertamax akibat adanya pembatasan suplai dari Pertamina.

“Memang betul untuk jenis Pertamax dan Pertalite saat ini cukup sulit didapatkan di Kasongan, bahkan harganya melambung,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Menyikapi situasi itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan guna melakukan pemantauan di lapangan.

Selain itu, dalam waktu dekat pemerintah daerah juga akan menerbitkan surat edaran terkait harga eceran tertinggi (HET).
“Saat ini kami masih melakukan survei untuk menentukan batas harga eceran tertinggi terhadap komoditas tersebut,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat masih terlihat di sejumlah SPBU.

Menariknya, BBM jenis Pertamax kerap habis hanya dalam hitungan jam setelah pasokan tersedia.
Kondisi ini membuat sebagian masyarakat terpaksa membeli BBM dari pengecer dengan harga jauh di atas normal.

Untuk mengantisipasi praktik penimbunan, pemerintah daerah berencana membentuk tim khusus yang akan melakukan pengawasan secara intensif terhadap distribusi dan penjualan BBM di wilayah tersebut.

“Kami juga akan membentuk tim untuk terus melakukan pemantauan terhadap penjualan maupun potensi penimbunan BBM,” tegas Yodihel. (ktr-3/sla)

Editor : Slamet Harmoko
#katingan #eceran #pertalite #kasongan #bbm langka