Kesehatan Warga Pelosok Jangan Terabaikan, DPRD Kalteng Minta Pemerataan Pelayanan

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 20:48 WIB

 

FERRY KHAIDIR
FERRY KHAIDIR

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Ferry Khaidir menyoroti masih banyaknya kebutuhan layanan kesehatan yang perlu dipenuhi pemerintah daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor kesehatan tidak hanya diukur dari jumlah fasilitas yang dibangun, tetapi juga kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan.

“Harus dilihat juga bagaimana aksesnya, ketersediaan tenaga kesehatan, pelayanan, termasuk waktu tempuh masyarakat,” kata Ferry, Senin (21/9).

Baca Juga: Perjalanan Malam dari Katingan ke Sampit demi Narkoba Berujung Jerat Hukum dan Pupusnya Harapan

Politikus PDI Perjuangan itu menilai pembangunan rumah sakit dan fasilitas kesehatan memang penting. Namun, keberadaan fasilitas tersebut harus diikuti ketersediaan dokter, tenaga kesehatan, obat-obatan, serta memastikan seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal.

“Apakah tersedia dokter dan tenaga kesehatan? Fasilitasnya juga harus dipastikan berfungsi, termasuk masalah obat-obatan wajib dipastikan tersedia,” ujarnya.

Ia menegaskan standar layanan kesehatan tidak boleh berbeda antara masyarakat di pusat kota dan mereka yang tinggal di pelosok.

Baca Juga: Perampok Jalur Sampit-Kota Besi Belum Tertangkap, Polisi Kumpulkan Bukti dan Kejar Pelaku

“Kalau masih ada yang beda-beda, pemerintah harus berani mengakui bahwa pembangunan kesehatan belum dapat disebut merata,” tegasnya.

Karena itu, Ferry meminta pemerintah memastikan seluruh sistem layanan kesehatan terpenuhi, termasuk keterjangkauan fasilitas dan pemerataan sumber daya kesehatan.

“Layanan kesehatan tidak boleh menjadi hak yang semakin mahal hanya karena seseorang lahir dan tinggal jauh dari pusat pemerintahan,” pungkasnya. (sho/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
warga pelosok DPRD Kalteng layanan kesehatan faskes legislatif