PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com-Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti pelaksanaan salat Istisqa atau salat meminta hujan di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti ribuan jamaah dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintahan, pondok pesantren hingga masyarakat umum.
Salat Istisqa tersebut menjadi pelaksanaan yang kedua kalinya digelar di Kobar sebagai bentuk ikhtiar bersama menghadapi kondisi kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi. Setelah pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga yang telah mendapat subsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 40 persen.
Dalam kesempatan itu, Agustiar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan tidak melakukan pembakaran, baik membakar sampah maupun lahan. Menurutnya, upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. “Mari kita sama-sama menjaga daerah kita. Karhutla ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk berjibaku mengantisipasinya,” ungkap Agustiar.
Baca Juga: Selain Pantau Karhutla, Gubernur Kalteng Datang ke Sampit Gratiskan Paket Sembako di Pasar Murah
Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi karhutla di Kobar dengan mengunjungi sejumlah lokasi kebakaran, termasuk posko penanggulangan karhutla. Ia berharap melalui pelaksanaan salat Istisqa, Allah SWT menurunkan hujan sebagai rahmat sehingga dapat membantu mengatasi karhutla sekaligus mengurangi kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat. “Semoga akan segera turun hujan karena asap sudah sangat mengganggu. Selain itu kita juga sudah berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan kebakaran. Termasuk helikopter water bombing juga kami minta ke wilayah Kobar,” ujarnya.
Sementara itu, pasar murah yang digelar usai salat Istisqa mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejumlah bahan kebutuhan pokok yang disediakan antara lain minyak goreng, gas elpiji, telur ayam, beras, bawang merah, bawang putih serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Agustiar berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kondisi yang sedang dihadapi.
Pelaksanaan salat Istisqa dan pasar murah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merespons kondisi kemarau, karhutla, serta kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga terus mendorong partisipasi masyarakat dalam mencegah kebakaran sekaligus melakukan berbagai langkah penanganan di lapangan. Dengan turunnya hujan yang diharapkan, kondisi karhutla dan kabut asap di Kobar diharapkan segera mereda. (sam/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama