PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Ribuan warga memadati kawasan Bundaran Besar, Jalan Katamso, untuk mengikuti BNN Run 2026, Minggu (28/6) pagi. Kegiatan yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng itu, memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, sekaligus kampanye hidup sehat dan perang terhadap narkoba.
Sekitar 3.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka mengikuti dua kategori, yakni jalan santai sejauh 3 kilometer dan lomba lari sejauh 5 kilometer.
Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Mada Roostanto mengatakan, BNN Run 2026 menjadi momentum mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Bumi Tambun Bungai.
"Hari Anti Narkotika Internasional diperingati di seluruh dunia. Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama berkomitmen memerangi narkoba yang ancamannya semakin serius," ujarnya.
Jenderal bintang satu itu menegaskan, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilakukan aparat penegak hukum. Seluruh lapisan masyarakat harus terlibat agar generasi muda Kalimantan Tengah dapat tumbuh sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.”harus kita wujudkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengapresiasi BNNP Kalteng yang mengemas peringatan Hari Anti Narkotika Internasional melalui kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BNN Provinsi Kalimantan Tengah atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini merupakan cara yang kreatif dan efektif untuk mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus melawan narkoba," katanya.
Agustiar mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius di Indonesia. Pada 2025 tercatat sekitar 4,2 juta orang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Kondisi tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pihak agar terus memperkuat upaya pencegahan.Mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Anak Bangsa Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045", peringatan HANI diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap bahaya narkoba.
Menurut Agustiar, BNN Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi simbol perjuangan bersama dalam melawan peredaran narkoba.
"Setiap langkah yang kita ambil pagi ini adalah bukti bahwa masyarakat Kalimantan Tengah kompak dan berani melawan peredaran narkoba. Mari satukan tekad demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang Berkah, Maju, dan Sejahtera menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Ia juga mengajak keluarga, sekolah, dan seluruh komunitas untuk saling menjaga serta membangun lingkungan yang sehat agar generasi muda dapat meraih prestasi tanpa narkoba.”saya tekankan hal itu, ingat sama-sama kita wujudkan,”tandasnya.
Dalam momen itu berbagai hadiah diberikan dan even ini jadi event tahunan bagi BNNP Kalteng.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama