Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kandidat Calon Rektor UPR untuk Periode 2026-2030 Jadi Delapan Orang

Dodi Abdul Qadir • Jumat, 29 Mei 2026 | 21:21 WIB
Salah satu kandidat yang mendaftar menjadi calon rektor Universitas Palangka Raya. (Dodi/radarsampit)
Salah satu kandidat yang mendaftar menjadi calon rektor Universitas Palangka Raya. (Dodi/radarsampit)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Panitia Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) menutup  pendaftaran bakal calon rektor periode 2026-2030. Jumlah pendaftar tercatat mencapai delapan orang.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPR Prof Joni Bungai mengatakan seluruh tahapan selanjutnya akan dilanjutkan ke proses pemeriksaan administrasi dan verifikasi dokumen oleh panitia.“Ada delapan yang mendaftar,” ujar Joni Bungai,Jumat (29/5).

Ia menambahkan, delapan bakal calon rektor yang telah resmi mendaftar berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UPR. Mereka yakni Dr dr Natalia Sri Martani, Prof Uras Tantulo, Prof Bhayu Rhama, Dr Tari Budayanti Usop, Prof Liswara Neneng, Dr Deddy NSP Tanggara, Natalina Asi MA, dan Dr Thea Farina.

Panitia pemilihan rektor selanjutnya akan melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi seluruh bakal calon sebelum memasuki tahapan berikutnya dalam proses pemilihan Rektor UPR periode 2026-2030."Semua dari UPR," tandasnya.

Salah satu kandidat, Prof Bhayu Rhama, menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi pemilihan rektor dengan membawa visi pengembangan pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah agar lebih maju dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Soroti Akreditasi Program Studi di UPR Menjelang Pemilihan Rektor

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR itu menegaskan dirinya ingin membawa UPR menjadi perguruan tinggi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Pulau Kalimantan sekaligus mendapatkan pengakuan internasional melalui pencapaian akademik dan kolaborasi global.

Menurut Bhayu, motivasi dirinya maju sebagai calon rektor berangkat dari prinsip hidup untuk terus memberikan manfaat bagi banyak orang. Dunia pendidikan dinilainya menjadi ruang pengabdian strategis dalam pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

“Selama kita masih memiliki kesempatan hidup, maka kita harus bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Saya ingin pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah, khususnya di UPR, menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Sigit K Yunianto menyatakan, sosok rektor harus memiliki kredibilitas untuk bisa membawa Universitas Palangka Raya, tidak hanya ke level nasional, melainkan juga ke kancah  internasional. Salah satunya kemampuan manajerial diutamakan,  untuk bisa melahirkan generasi terdidik yang lebih baik.

"Harus lebih baik dan memiliki manajerial yang luar biasa. Saya yakin para calon itu memilikinya,"tandasnya.(daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#rektor #bakal calon #pemilihan #kandidat #Universitas Palangka Raya (UPR)