Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Barito Utara Juara Umum FBIM 2026, Ribuan Warga Padati Acara Penutupan Huma Betang Night

Dodi Abdul Qadir • Minggu, 24 Mei 2026 | 21:59 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menyerahkan Piala dan Hadiah FBIM 2026 dalam rangkaian Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalteng, Sabtu (23/5) malam. (Dodi/radarsampit)
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menyerahkan Piala dan Hadiah FBIM 2026 dalam rangkaian Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalteng, Sabtu (23/5) malam. (Dodi/radarsampit)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Ribuan masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) memadati Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026) malam. Mereka larut dalam kemeriahan Huma Betang Night (HBN) yang menjadi puncak penutupan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 sekaligus rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam momen itu, Kabupaten Barito Utara resmi dinobatkan sebagai Juara Umum FBIM 2026.

Penutupan acara berlangsung meriah dengan suguhan drone show, tari tradisional, pertunjukan karungut/badeder, serta hiburan dari Sangsaka Band, artis lokal Ling Ling Puput, artis nasional Melly Lee, hingga penampilan grup musik Tipe-X yang sukses menghibur masyarakat.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi menutup FBIM 2026 dan seluruh rangkaian Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalteng. Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif sehingga kegiatan berlangsung sukses dan meriah.

Menurut Agustiar, kesuksesan penyelenggaraan FBIM dan Huma Betang Night menunjukkan bahwa Kalteng mampu melaksanakan kegiatan besar dengan baik, meski di tengah efisiensi anggaran. Namun, ia menegaskan efisiensi tidak boleh dimaknai sebagai pemangkasan semata.

“Efisiensi jangan dimaknai sebagai pemangkasan anggaran karena setiap rupiah uang rakyat harus benar-benar digunakan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegasnya.

Ia mengatakan, pelaksanaan Huma Betang Night merupakan bentuk rasa syukur pemerintah atas Hari Jadi Kalteng yang dirayakan bersama seluruh elemen masyarakat. Gubernur pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan dengan Spirit Huma Betang dalam bingkai NKRI demi mewujudkan Kalteng yang maju, sejahtera, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Sepekan FBIM, Pemprov Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Momentum Hari Jadi Ke-69 Provinsi Kalteng, lanjut gubernur, harus menjadi pengingat bahwa daerah yang kuat adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. Karena itu, kemandirian daerah perlu diperkuat melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Secara khusus, Agustiar juga menyampaikan pesan kepada generasi muda Kalimantan Tengah agar terus berpikir besar, bekerja keras, dan berinovasi. Ia mengingatkan para pemuda agar tidak merasa kalah atau tertinggal hanya karena berasal dari daerah.

“Dunia hari ini hanya akan dimenangkan oleh mereka yang memiliki ide, karakter, dan kemauan untuk terus belajar,” ucapnya.

Ia mendorong generasi muda untuk membangun kompetensi, menguasai teknologi, memperkuat integritas, serta tetap menjaga akar budaya dan identitas sebagai putra-putri Kalimantan Tengah. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai Huma Betang yang mengajarkan pentingnya persatuan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan generasi penerus.

“Mari kita terus bekerja, terus berbenah, dan terus optimis. Karena setiap orang ada masanya. Dan ketika masa kita tiba, tugas kita adalah meninggalkan warisan yang lebih baik bagi generasi setelah kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, dalam laporannya menyampaikan bahwa FBIM 2026 yang berlangsung pada 17–23 Mei 2026 terbukti menjadi magnet yang menarik animo masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

Menurutnya, selain berdampak positif bagi pelaku seni dan pelestarian budaya, FBIM juga mampu mendorong perputaran ekonomi daerah. “Karnaval Budaya juga berkontribusi besar menggerakkan ekonomi kreatif,” tandasnya.(daq/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#gubernur Kalteng Agustiar Sabran #Tipe-X #Festival Budaya Isen Mulang #Provinsi Kalimantan Tengah #Huma Betang