Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Listrik Kerap Padam, PJU dan Traffic Light di Kotim Ikut Terdampak

Yuni Pratiwi Iskandar
APILL: Salah satu lampu lalu lintas di Kota Sampit yang tidak berfungsi, Senin (27/7/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
APILL: Salah satu lampu lalu lintas di Kota Sampit yang tidak berfungsi, Senin (27/7/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

Advertisement

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemadaman listrik yang terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir berdampak pada fasilitas publik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim mencatat sekitar 30 kontaktor pada sistem penerangan jalan umum (PJU) mengalami kerusakan akibat kondisi tersebut.

Advertisement

Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan  kerusakan tidak hanya terjadi pada PJU, tetapi juga mempengaruhi perangkat lampu lalu lintas. Menurutnya, sistem pengatur waktu (timer) yang masih digunakan menjadi salah satu komponen yang paling terdampak ketika  terjadi pemadaman listrik.

“Pemadaman listrik inj sangat berpengaruh terhadap PJU maupun traffic light kami. Banyak yang masih menggunakan timer, sehingga setiap listrik padam cukup lama, teknisi harus menyetting ulang seluruh pengatur waktubya,” ujarnya.

Advertisement

Ia menjelaskan, proses penyetelan ulang sebenarnya tidak memakan waktu lama. Namun, keterbatasan jumlah teknisi membauat penyesuaian tidak dapat dilakukan secara serentak, sehingga masih ditemukan lampu jalan yang menyala pada siang hari atau terlambat menyala saat malam.

Menurut Raihansyah, kondisi yang paling merusak bukan sekadar listrik padam, melainkan kan ketika aliran listrik berulang kali mati dan hidup dalam waktu singkat. Pola tersebut mempercepat kerusakan pada komponen elektronik , terutama kontaktor.

“Kalau mati hidup, mati hidup, itu yang paling berpengaruh terhadap komponen elektronik. Sampai sekarang kami sudah mengganti sekitar 30 kontaktor akibat kondisi tersebut,” katanya.

Meski harus melakukan penggantian komponen, Dishub memastjkan biaya perbaikan masih dapat ditanggung melalui anggaran pemeliharaan yang tersedia. 

“Belum ada penambahan anggaran pemeliharaan. Kerusakan masih kami tangani dengan anggaran yqng ada,” pungkas Raihansyah. (yn/fm) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dukungan Memeriahkan Gowes Kemerdekaan 2026 Terus Bertambah.BKPSDM Kotim Hadiahkan Satu Sepeda Gunung

Dukungan Memeriahkan Gowes Kemerdekaan 2026 Terus Bertambah.BKPSDM Kotim Hadiahkan Satu Sepeda Gunung

Kesempatan peserta membawa pulang doorprize event Gowes Kemerdekaan 2026, yang digelar Radar Sampit 2026 semakin besar, dengan hadiah

Kobar Dapat Rp47 Miliar, Kotim Gigit Jari Tak Kebagian Jatah Dana Karhutla, Lha kok Bisa?

Kobar Dapat Rp47 Miliar, Kotim Gigit Jari Tak Kebagian Jatah Dana Karhutla, Lha kok Bisa?

Kobar dapat dana 47 Miliar dari BNPB, sedangkan Kotim gigit jari karena tak dapat dana bantuan penanganan karhutla tersebut

Tak Cukup Jualan Konvensional, Diskominfo Kotim Ajak UMKM Kuasai Dunia Digital

Tak Cukup Jualan Konvensional, Diskominfo Kotim Ajak UMKM Kuasai Dunia Digital

Pemkab Kotim berharap UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer