Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Target Tanam Jagung di Kalteng Seluas 14.695 Hektare

Dodi Abdul Qadir • Senin, 18 Mei 2026 | 21:06 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan jajaran forkompinda saat panen raya jagung serentak Kuartal II di Tumbang Talaken, Kecamatan Rakumpit, Sabtu (16/5).(dodi/radarsampit)
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan jajaran forkompinda saat panen raya jagung serentak Kuartal II di Tumbang Talaken, Kecamatan Rakumpit, Sabtu (16/5).(dodi/radarsampit)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Target luas tanam jagung di Kalimantan Tengah (Kalteng) dipatok mencapai 14.695 hektare pada 2026,  dengan estimasi hasil panen tembus 49.535 ton.

Hal itu ditegaskan Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan unsur forum komunikasi perangkat daerah (forkompimda) saat mengikuti panen raya jagung Kuartal II tahun 2026 serentak Se Indonesia.  Di Kalteng kegiatan itu dipusatkan di Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya, Sabtu (16/5).

“Apa yang kita lakukan ini merupakan bentuk program yang sangat positif. Karena kegiatan ini merupakan upaya mendukung program ketahanan pangan nasional seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Dalam kuartal II ini, Polda Kalteng berhasil melaksanakan panen jagung di lahan seluas 79,90 hektare dengan estimasi hasil mencapai 311,30 ton. Khusus di Kota Palangka Raya, panen dilakukan di lahan tujuh hektare di Kelurahan Pager dengan hasil sekitar 28 ton.

Lalu, Polda Kalteng juga mulai menggeber optimalisasi lahan secara masif. Dari total potensi lahan 5.142,52 hektare, luas lahan yang sudah ditanami bahkan mencapai 5.507,69 hektare atau menembus 107 persen.

“Target dari Mabes Polri 8.295,52 hektare. Untuk mencapainya, kita kembangkan Program 1 Desa 2 Hektare seluas 3.000 hektare dan tumpang sari perkebunan sawit 3.400 hektare,” bebernya.

Iwan Kurniawan menyatakan, pihaknya tidak ingin hasil panen petani terbuang percuma. Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah, Bulog, dan kelompok tani terus diperkuat agar hasil panen jagung terserap maksimal dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Hasil Jagung dan Perikanan di Seruyan masih Terkendala Pemasaran

Selain fokus di sektor pertanian, pada kesempata itu Polda Kalteng mengikuti peluncuran operasional 166 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Polri secara nasional. Saat ini, sudah ada 15 SPPG yang beroperasi di Kalteng dengan total penerima manfaat mencapai 44.028 orang.

Bersamaan itu, sembilan SPPG baru kembali diresmikan di sejumlah wilayah jajaran Polda Kalteng. Di antaranya Polres Barito Utara, Pulang Pisau, Seruyan, Sukamara, Kotawaringin Timur, Murung Raya, Kapuas, Katingan, dan Kotawaringin Barat.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Polda Kalteng dalam mendukung target nasional di sektor pangan. Menurutnya, jagung menjadi komoditas strategis di tengah ancaman perubahan iklim dan krisis pangan global.

“Polda Kalteng sangat aktif dan selalu mendampingi pemerintah provinsi dalam menyumbang capaian target nasional,” katanya.

Dirinya juga meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kalteng mulai menyiapkan cadangan lahan khusus untuk pengembangan jagung. Terlebih, komoditas tersebut memiliki peran penting dalam menopang industri peternakan.

“Bertepatan dengan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Panen Raya Jagung ini menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.Kita dukung komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas,”pungkas Agustiar Sabran.(daq/gus) 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#gubernur Kalteng Agustiar Sabran #tanam jagung #hasil panen #ketahanan pangan #Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan