PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) baru-baru tadi menggelar Pasar Murah Spesial Ramadan di halaman Istana Isen Mulang, Rabu (11/3), dengan sasaran mahasiswa/mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palangka Raya.
Ribuan mahasiswa/mahasiswi tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari. Mereka antusias mengikuti program yang digelar Pemprov itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan civitas akademik itu, di tengah momentum bulan suci Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Gubernur, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Gubernur, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kalteng.
Turut hadir pula sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng, perwakilan Kabinda Kalteng, Kepala Kanwil Bulog Kalteng, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat di Palangka Raya.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menjelaskan, Pemprov menyiapkan sebanyak 3.000 paket sembako untuk mahasiswa/mahasiswi dalam kegiatan tersebut.
Setiap paket bantuan berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis. Total nilai subsidi untuk setiap paket mencapai sekitar Rp134.750.
Semula paket sembako tersebut direncanakan dapat ditebus oleh mahasiswa/mahasiswi dengan harga Rp10.000 per paket, sebagai bagian dari program pasar murah.Namun dalam momentum tersebut, gubernur memberikan kejutan bagi para mahasiswa.
Ia secara khusus menginstruksikan agar seluruh paket sembako dibagikan secara gratis kepada mahasiswa/mahasiswi yang hadir. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan tambahan bantuan uang tunai sebesar Rp100.000. Keputusan itu pun langsung disambut meriah oleh para mahasiswa/mahasiswi yang hadir.
Selain itu, Pemprov juga menyalurkan bantuan kepada lima panti asuhan di Kota Palangka Raya sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial Ramadan.
Agustiar Sabran juga mengatakan, kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang menempuh pendidikan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi penerus pembangunan daerah sehingga perlu mendapatkan dukungan agar dapat terus melanjutkan pendidikan dengan baik.
“Saya berpesan kepada anak-anakku sekalian agar jangan pernah menyerah dan tetap semangat meraih cita-cita. Kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa,” tegas Agustiar Sabran.
Ia menambahkan, momentum Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Pemprov Kalteng berharap, pasar murah ini dapat membantu meringankan beban mahasiswa sekaligus menjaga stabilitas kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.Selain itu, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan harga bahan pokok serta memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Dengan adanya program seperti ini, diharapkan mahasiswa di Palangka Raya dapat lebih fokus menjalani proses pendidikan tanpa terlalu terbebani oleh kebutuhan pokok selama menjalani aktivitas perkuliahan di bulan suci Ramadan,”pungkas Agustiar Sabran. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama