MELAKA,radarsampitjawapos.com-Sintia Febriani, qoriah asal Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, berhasil meraih juara pertama pada ajang Majelis Tilawah Al-Qur’an (MTQ) Antarbangsa Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-16 yang digelar di Melaka, Malaysia.
Sintia yang mewakili Kalimantan Tengah, Indonesia, menjadi yang terbaik di antara peserta dari sembilan negara yang mengikuti kompetisi tersebut.
Ketua BKPRMI Kabupaten Lamandau, Abdul Basir, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih peserta yang didampinginya ke Malaysia tersebut.
“Alhamdulillah, peserta yang kami hantarkan berhasil meraih prestasi membanggakan. Semoga ini menjadi motivasi bagi para pemuda, qori dan qoriah di Kabupaten Lamandau untuk semakin semangat belajar Al-Qur’an,” ujarnya.
Sintia yang sehari-hari berprofesi sebagai guru di KBIT Al-Huda mengaku tidak menyangka dapat meraih kemenangan pada ajang internasional yang baru pertama kali diikutinya.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada DPD BKPRMI Kabupaten Lamandau yang telah mendukung bakatnya dan mengirimkannya mengikuti lomba di Malaysia.
“Sempat grogi karena ini pertama kali saya ke luar negeri. Persiapan mengikuti lomba ini sekitar dua bulan. Alhamdulillah, tidak menyangka bisa menjadi juara,” kata Sintia.
Sebelumnya, Sintia juga telah menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada 2025, ia meraih juara 1 cabang tilawah remaja putri pada MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Barito Utara serta juara 3 pada MTQ Nasional di Kendari.
Atas kemenangan di MTQ Antarbangsa tersebut, Sintia membawa pulang trofi dan hadiah uang sebesar RM10.000 atau sekitar Rp43 juta.
Majelis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa DMDI ke-16 secara resmi ditutup oleh Yang di-Pertua Negeri Melaka, Tun Seri Setia Dr. Mohd Ali Mohd Rustam, di Masjid Salimin, Melaka, pada Jumat (6/3/2026) malam.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi tilawah, tetapi juga bagian dari diplomasi budaya dan keagamaan antarnegara.
“Ini sekaligus menjadi gerakan diplomasi untuk memperkuat wadah bagi para qori dan qoriah melalui perlombaan MTQ. Kegiatan seperti ini sangat kami dukung, terlebih melibatkan negara-negara lain. Kami berharap pada penyelenggaraan berikutnya jumlah negara peserta dapat bertambah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus, mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan qori dan qoriah Indonesia yang kembali menjadi juara dalam ajang tersebut.
“Alhamdulillah, MTQ Antarbangsa ke-16 Dunia Melayu Dunia Islam telah selesai dan pemenangnya kembali dari Indonesia, yakni dari Lamandau, Kalimantan Tengah. Mudah-mudahan pembinaan generasi Qurani di Lamandau semakin baik,” katanya.
Ia juga menyebutkan, pada awalnya terdapat 12 negara yang berencana mengikuti kompetisi tersebut. Namun, beberapa peserta tidak memenuhi persyaratan usia minimal usia 18 tahun yang telah ditetapkan panitia. “Insyaallah tahun depan kami menargetkan partisipasi hingga 15 negara,” pungkasnya. (mex/yit)
Daftar Juara MTQ Antarbangsa ke-16 DMDI
Kategori Qori
- Muhammad Muhammad Saheet Bon Bahri - Pahang
- Mohamad Miftah Farid - Jakarta
- Arif Hidayat - Lamoung
Kategori Qori'ah
- Sintia Febriani – Lamandau, Kalimantan Tengah
- Ma'rifah - Sulawesi Selatan
- Sunarti Larisa - Sulawesi Tengah
Editor : Agus Jaka Purnama