Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ramadan, Napi Perempuan di Lapas Sampit Dalami Ilmu Agama

Yuni Pratiwi Iskandar • Jumat, 27 Februari 2026 | 22:00 WIB

Pembinaan keagamaan berupa mengaji alquran dan ibadah di blok warga binaan tahanan perempuan Lapas Kelas IIB Sampit, Kamis (26/2).
Pembinaan keagamaan berupa mengaji alquran dan ibadah di blok warga binaan tahanan perempuan Lapas Kelas IIB Sampit, Kamis (26/2).

SAMPIT,radarsampitjawapos.com- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit memanfaatkan momentum bulan Ramadan dengan mengintensifkan pembinaan keagamaan atau meningkatkan kegiatan ibadah bagi warga binaan (narapidana) perempuan.

Kegiatan pembelajaran membaca Iqro dan Alquran digelar setiap hari selama Ramadan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan membentuk karakter yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit Muhammad Yani mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat pembinaan spiritual warga binaan selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mendrong perubahan positif melalui pendekatan keagamaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu warga binaan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Pembinaan keagamaan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,”ujarnya, Kamis (26/2).

Pembelajaran berlangsung dengan bimbingan tenaga pengajar dari Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Warga binaan yang masih tahap awal dibimbing membaca Iqro, sedangkan yang sudah mampu membaca Alquran diarahkan untuk memperbaiki tajwid dan kelancaran bacaan.

Selain pembelajaran membaca Alquran, kegiatan juga diisi dengan tausiyah bertema peningkatan amalan selama Ramadan. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya memperbanyak ibadah, menjaga sikap, serta memperkuat kualitas spiritual sebagai bekal menjalani kehidupan ke depan.

Yani menambahkan, pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan kepribadian warga binaan agar kelak dapatkembali ke masyarakat dengan perubahan yang lebih baik.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mendapat pengawasan petugas. Pihak lapas breharap, program serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual warga binaan. (yn/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Pembinaan Keagamaan #warga binaan #bulan ramadan #napi perempuan #lapas sampit