Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

SRT Kotim Targetkan 1.000 Peserta Didik Baru di 2026

Heny Pusnita • Selasa, 20 Januari 2026 | 22:30 WIB
Kegiatan belajar di sekolah rakyat terintegrasi di Kotim, beberapa waktu lalu.
Kegiatan belajar di sekolah rakyat terintegrasi di Kotim, beberapa waktu lalu.

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Kementerian Sosial akan membuka penerimaan 30.000 peserta didik baru se-Indonesia pada tahun ajaran 2026 ini.

Di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga kini masih belum mengumumkan kuota pasti yang disediakan. Namun, ada kemungkinan lebih dari 100 peserta didik baru.

"Kemensos memang sudah berencana membuka penerimaan 30.000 peserta didik baru se-Indonesia. Di Kotim masih belum ditetapkan kuotanya. Tetapi, kalau di angkatan pertama 100 siswa, di tahun kedua ini kemungkinan lebih dari 100 siswa," kata Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 55 Kotim, Nikkon Bhastari, Senin (19/1).

Nikkon berharap bangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Jalan Wengga Metropolitan tepatnya di belakang Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) bisa rampung dan memungkinkan operasional di tahun 2026. Dengan demikian maka kuota penerimaan peserta didik baru akan ditingkatkan 10 kali lipat.

"Kalau bangunan Sekolah Rakyat di Kotim bisa selesai dan operasional tahun ini, target kami kalau bisa membuka untuk 1.000 peserta didik baru di angkatan kedua tahun 2026 ini," harapnya.

Menurut pantauannya, saat ini pekerjaan masih berupa urukan tanah, pemasangan tiang pancang.

"Saya belum menerima informasi dari pihak Kementerian PUPR selaku pelaksana proyek. Saya hanya memantau perkembangan pembangunan saja,  targetnya selesei kapan dan hal teknis lainnya bukan kewenangan saya," ujarnya.

Nikkon menambahkan, apabila kuota penerimaan peserta didik baru resmi dibuka dan ditetapkan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi data warga tidak mampu yang masuk data desil 1 dan desil 2.

"Saya hanya merekomendasikan saja data warga tidak mampu dari yang saya terima. Setelah itu nomot teleppn dan data pendukung lainnya, akan disurvey lebih lanjut oleh Tim Program Keluarga Harapan (PKH) selaku pihak yang berhak merekrut peserta didik sesuai syarat dan kriteria yang berlaku," pungkasnya. (hgn/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#murid baru #Sekolah Rakyat Terintegrasi #peserta didik baru #Kotawaringin Timur (Kotim) #sampit