Jembatan Kembar di Basarang Rawan Lakalantas
PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com- Kecelakaan lalulintas terjadi antara pengemudi kendaraan bermotor roda dua dengan seorang pejalan kaki di Jalan Padat Karya, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (24/5).
Akibatnya, pejalan kaki mengalami cidera berat di bagian kepala dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk observasi lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kobar Aiptu Hengki Setyawan mengatakan, kecelakaan diakibatkan oleh hilang kendalinya kendaraan ketika menghindari lubang yang ada di tengah jalan itu."Yamaha N max dengan nomor polisi KH 3255 WA dikendarai oleh Suli, ia menghindar lubang yang terdapat di Jalan Padat Karya," ujarnya.
Diuraikan, Suli awalnya berkendara menuju simpang Misbar, dan sesampai di tempat kejadian tepat di tanjakan Jalan Rambutan terdapat lubang. Diduga kaget, Suli kehilangan kendali dan terjatuh.
Namun naasnya kendaraan Suli yang meluncur langsung mengenai seorang pejalan kaki bernama Misti. Akibat kerasnya benturan mengakibatkan korban terjengkang dan mengalami luka dibagian kepala.
"Korban pejalan kaki langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara pengendara NMax hanya mengalami luka ringan," pungkasnya.
Selain itu, informasi kecelakaan tunggal juga terjadi di Jalan Runtu – Lamandau. Satu unit mobil masuk ke dalam rerimbunan pohon di tepi jalan lintas kabupaten tersebut.Peristiwa tersebut diduga terjadi pada dinihari dan pagi harinya mobil dalam keadaan kosong, sopir sudah tidak ada.
Terpisah, kecelakaan tunggal juga terjadi di Jalan Trans Kalimantan Basarang kilometer 4 tepatnya di jembatan kembar sebelum Jembatan utama Pulau Telo, Sabtu (24/5) sekitar pukul 01.00 dini hari WIB. Kecelakaan menimpa Mobil Toyota Fortuner dengan Nopol KH 1079 J yang kehilangan kendali saat mau berbelok dan langsung keluar jalur sehingga mobil terperosok ke dalam parit di samping jembatan. Kondisi pengendara diketahui mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit terdekat,tak lama usai kejadian.
Sebelumnya, klakson mobil terus berbunyi hingga pagi hari,sehingga menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas.Korsleting arus listrik saat mobil terjatuh,diduga jadi penyebab.
Kejadian lakalantas di jembatan kembar Basarang,menurut warga sekitar sudah seringkali terjadi ,terlebih di malam hari.Faktor tikungan tajam dan kurangnya tanda peringatan ,dianggap menjadi salah satu pemicunya.
" Kepada pengendara harap lebih berhati-hati lagi, kawasan ini sudah banyak makan korban. Kepada pihak yang berwenang kalau bisa menambah tanda peringatan di jembatan kembar ini " pungkas Rizal, salah satu relawan BPK Kapuas.(tyo/sbn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama