Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Satroni Warga Palangka Raya, Ular Kobra dan Piton Diringkus

Dodi Abdul Qadir • Selasa, 29 April 2025 | 21:05 WIB
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat melakukan penangan kemunculan ular berbahaya di wilayah pemukiman dalam Kota Palangka Raya.
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat melakukan penangan kemunculan ular berbahaya di wilayah pemukiman dalam Kota Palangka Raya.

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya kembali beraksi, mengevakuasi binatang melata yang  masuk wilayah pemukiman warga.

Hasilnya dua ular berbahaya berhasil ditangkap di kawasan padat penduduk. Pertama di Jalan ASABRI. III belakang Masjid Kubah Hijau Palangka Raya, yakni ditemukan  seekor ular kobra panjang dua meter besar 1'5 inci.

Kemudian di Jalan Iskandar, ditemukan seekor ular piton dengan panjang dua meter 10 sentimeter besar 2'5 inci, di sekitar rumah warga. Beruntung, tidak ada warga yang dipatuk atau dililit ular ganas itu.

Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya Sucipto menyebutkan, untuk belasan kalinya timnya melakukan evakuasi ular Kobra dan ular Piton di kawasan padat penduduk. Meskipun tidak sempat menyerang warga, namun hal tersebut menjadi perhatian khusus lantaran ular berbahaya dan berbisa mematikan itu, sudah kerap kali muncul di kawasan penduduk.

Ia menyebutkan, ular Kobra saat dievakuasi bersembunyi dibawah meja tempat menyimpan barang. Awalnya pemilik rumah mendengar suara desis mencurigakan, hingga dicari sumber suara. Ternyata ada ular bersembunyi, lantaran itu ia langsung melapor ke tim rescue. Ular itu sudah dalam posisi siap menyerang.

Sekitar satu jam, tim berhasil mengevakuasi ular berbisa itu, dimasukan ke dalam karung untuk dilepasliarkan di lokasi lain .”Untung cepat, karena sangat berbisa. Sudah ditangani dan dilepasliarkan,” ungkap Sucipto.

Sementara untuk ular piton, ditemukan di bagian dapur warga dan lari ke selokan sebelum berhasil dievakuasi. “Ular sempat bersembunyi. Namun tim langsung melakukan penanganan hingga dapat dikuasai dan dimasukan dalam karung berlapis dua selanjutnya segera dilepasliarkan ke alam bebas yang jauh dari pemukiman masyarakat,” terang Sucipto.

Dirinya pun mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap kemunculan ular berbahaya dan berbisa, sebab saat ini intensitas hujan masih tinggi sehingga bisa memicu kemunculan hewan melata tersebut.

“Jika mengetahui, segera lapor ke tim Damkar kota untuk ditangani. Jangan sesekali beraksi sendiri, karena berbahaya apalagi jika ularnya king kobra,” tandas Sucipto. (daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#piton #padat penduduk #PALANGKA RAYA #pemukiman warga #kobra #rescue #evakuasi #damkar #Sucipto #dilepasliarkan #ular berbahaya #diringkus