"Saya harap bisa ditingkatkan lebih lagi. Terutama pelayanan bagi masyarakat yang ingin berobat. Para petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan chek up, rawat inap dan rawat jalan, " ujarnya, Selasa (3/9).
Nanang pun meminta, agar pihak RSUD ini tidak membeda-bedakan pelayanan. Terutama pasien yang menggunakan jalur umum dan pelayanan BPJS kesehatan. “Apakah pasien menggunakan kartu BPJS ataupun tidak, jangan membeda- bedakan, karena mereka yang menggunakan BPJS telah membayar iuran setiap bulan,” tegasnya.
Diharapkannya pula, agar direktur RSUD tersebut bisa mengevaluasi kinerja di lingkungan rumah sakit. Begitu juga terkait masalah obat-obatan, jangan sampai masyarakat membeli obat di apotek luar RSUD, karena kurangnya stok obat di rumah sakit.
"Terkait stok obat-obatan di RSUD Mas Amsyar tidak ada alasan untuk kehabisan stok. Pasalnya, hampir 10 tahun ini manajemen pengadaan obat-obatan di rumah sakit ini tidak lagi menunggu hasil pembahasan APBD pemerintah daerah, lantaran sudah menerapkan manajemen badan layanan umum daerah (BLUD),” pungkas Nanang Surianyah.(sos/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama