SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian.
Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan kesempatan bagi pelaku kejahatan menjalankan aksinya.
Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko mengatakan, curanmor masih menjadi salah satu tindak kriminal yang perlu diwaspadai. Karena itu, pihak kepolisian terus mengintensifkan upaya pencegahan maupun penindakan terhadap para pelaku.
Baca Juga: Mancing Sendirian, Pria 51 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Buah Naga
“Pemilik kendaraan harus lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan. Pastikan kendaraan dalam keadaan terkunci, gunakan kunci tambahan bila perlu, dan parkir di tempat yang aman,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Menurut Edy, pelaku curanmor kerap memanfaatkan kelalaian pemilik kendaraan, terutama kendaraan yang diparkir tanpa pengamanan memadai atau ditinggalkan di lokasi yang sepi. Oleh sebab itu, kesadaran masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka kejahatan tersebut.
Selain meningkatkan patroli rutin, Polres Kotim juga mengerahkan Tim Khusus (Timsus) untuk memantau sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminal. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindak kejahatan.
Baca Juga: Modus Pura-pura Pinjam, Motor Teman Malah Dibawa Kabur
“Jangan sampai lengah. Kejahatan bisa terjadi kapan saja ketika ada kesempatan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor jika menemukan hal yang mencurigakan,” tegasnya.
Sebelumnya, sepeda motor milik seorang karyawan salon bernama Audy dilaporkan hilang setelah dicuri di Jalan Walter Condrat, Kecamatan Baamang, Jumat (12/6/2026). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Baca Juga: Empat Kapolsek Jajaran Polres Kotim Berganti
Korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab.
“Kami curiga pelaku yang mencuri motor saya merupakan orang yang sama yang sebelumnya beraksi di wilayah Kecamatan Baamang. Dia juga sempat diamankan petugas, tetapi kemudian dibebaskan kembali,” ungkap Audy. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor