Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

IRT di Sampit Dibegal, Uang Rp 1 Juta Raib

Fahry Ilhami Samosir • Kamis, 4 Juni 2026 | 23:57 WIB
BEGAL : Seorang ibu rumah tangga di Sampit mengalami luka-luka usai menjadi korban begal. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
BEGAL : Seorang ibu rumah tangga di Sampit mengalami luka-luka usai menjadi korban begal. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Aksi pembegalan kembali menghantui warga Kota Sampit. Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Ulan, dilaporkan  menjadi korban perampasan saat melintas di Jalan DI Panjaitan, Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (3/6/2026) dini hari.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan tas berisi uang tunai Rp1 juta dan mengalami luka-luka setelah terjatuh dari sepeda motornya saat berusaha mempertahankan barang miliknya dari tangan pelaku.

Baca Juga: Pemerintah Kota Palangka Raya Diminta Serius Jalankan Komitmen Pembangunan

Saat dikonfirmasi Radar Sampit, Kapolsek Ketapang AKP Anis membenarkan adanya peristiwa pembegalan yang terjadi di wilayah hukumnya ini.

Menurutnya, kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor seorang diri untuk pergi berbelanja ke pasar.

Namun nahas, saat melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba didekati dua pria yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Kedua pelaku mendekati korban dari arah belakang dan langsung merampas tas yang dibawanya.

Baca Juga: Pelajar di Palangka Raya Diedukasi Modus Narkoba Melalui Vape

"Saat itu korban sempat memberikan perlawanan mempertahankan tasnya yang ingin dirampas pelaku," kata Anis, Kamis (4/6/2026).

Aksi tarik-menarik pun tak terhindarkan. Karena kalah tenaga, korban akhirnya terjatuh bersama sepeda motornya ke badan jalan. Pelaku berhasil membawa kabur tas milik korban yang berisi uang tunai Rp1 juta.

Selain mengalami kerugian materi, korban juga menderita luka-luka pada bagian wajah akibat terjatuh saat mempertahankan tasnya.

Baca Juga: LEGISLATIF: Penyusunan Anggaran Harus Sesuai Kebutuhan Warga

"Kalau dari pengakuan korban, pelakunya berjumlah dua orang berboncengan menggunakan satu sepeda motor," jelasnya.

Saat ini, jajaran Polsek Ketapang masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat bepergian seorang diri pada malam hari.

Baca Juga: Beras dan Nila Picu Inflasi Kalteng

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Masyarakat kami minta tetap berhati-hati dan segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus ini," pungkasnya. (sir/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#dirampok #irt #pembegalan #jambret #kejahatan jalanan