SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Sampit, kian meresahkan warga. Para pelaku kini diduga semakin profesional dengan menggunakan peralatan khusus untuk merusak sistem pengamanan kendaraan.
Kasus terbaru dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Wengga Metropolitan, Kecamatan Baamang. Meski sepeda motor milik korban sudah dalam kondisi terkunci stang, pelaku tetap berhasil membobol dan membawa kabur kendaraan tersebut tanpa terdeteksi.
"Motor korban padahal sudah dikunci stang, tapi tetap berhasil dibobol. Ini yang membuat kami khawatir," ungkap Fadli, salah seorang warga Baamang, Senin (25/5/2026).
Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa pelaku menggunakan alat khusus, seperti kunci T atau perangkat pemutus penguncian lainnya. Kecepatan pelaku dalam beraksi menunjukkan bahwa mereka bukan lagi amatir.
"Kalau tidak pakai alat khusus, sulit membayangkan motor terkunci stang bisa hilang secepat itu," tegasnya.
Baca Juga: Ditpolairud Polda Kalteng Belum Tetapkan Tersangka! Kasus Tugboat Terbakar Tewaskan Dua Orang
Berdasarkan keterangan warga, pelaku diduga memanfaatkan situasi sepi pada waktu subuh untuk melancarkan aksinya. Minimnya saksi mata di lokasi kejadian membuat pelaku leluasa melarikan diri.
Warga kini berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas dan meningkatkan patroli, terutama di titik-titik rawan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk menambah pengamanan ganda, seperti kunci cakram atau rahasia, guna mempersempit ruang gerak pelaku yang kian nekat. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor