SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Upaya mencegah penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terus dilakukan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Telawang, Polres Kotawaringin Timur (Kotim)
Salah satunya dengan menggelar patroli di sejumlah Agen Premium Minyak Solar (APMS) di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kotim, pada Selasa (28/4/2026).
Patroli tersebut menyasar pengawasan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran, sekaligus mengantisipasi potensi kecurangan, termasuk dugaan BBM bercampur air yang dapat merugikan masyarakat.
Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Polisi Pastikan Nengsih Sudah Pulang dengan Selamat
Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan monitoring, tetapi juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pengelola APMS terkait pentingnya menjaga pendistribusian BBM sesuai aturan serta mencegah adanya penyalahgunaan.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Telawang Iptu Budi Hartono mengatakan, patroli dialogis tersebut merupakan kegiatan rutin sebagai langkah preventif menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif, sekaligus memastikan distribusi BBM subsidi berjalan aman dan lancar.
Baca Juga: Pembangunan Ketenagalistrikan Ramah Lingkungan, UIP KLB dan UPP KLB 3 Laksanakan Inspeksi Manajemen
"Patroli ini dilakukan untuk memonitoring dan mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM subsidi, termasuk mengantisipasi adanya kecurangan yang dapat merugikan masyarakat," kata Budi melalui telepon.
Ia menegaskan, pengawasan di APMS menjadi salah satu fokus Kepolisian mengingat BBM subsidi merupakan kebutuhan vital masyarakat, sehingga penyalurannya harus tepat sasaran dan tidak disalahgunakan pihak tertentu.
Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan, PLN Pastikan Alam Tetap Terjaga
Melalui patroli dialogis ini, Polsek Telawang berharap dapat menekan potensi pelanggaran distribusi BBM serta memberi rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan layanan di APMS.
"Kami juga mengimbau kepada warga agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila ada menemukan pelanggaran di lingkup APMS," imbaunya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor