SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Masyarakat Kota Sampit, khususnya yang bermodisili di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, diminta lebih waspada.
Pasalnya, akhir-akhir ini pihak Kepolisian menerima sejumlah laporan terkait maraknya aksi kejahatan di bulan Ramadan.
"Kami minta masyarakat jangan ada yang lengah dengan barang berharganya. Termasuk saat meninggalkan rumah ketika tarawih," kata Kapolsek Ketapang AKP Anis, Senin (2/3/2026).
Ia mengatakan, semenjak sepekan memasuki bulan suci Ramadan, pihaknya sudah ada menerima sejumlah laporan tentang terjadinya aksi kejahatan. Seperti kasus perampokan di Jalan HM Aryad, Jalan Jenderal Sudirman, hingga pembobolan rumah warga Jalan Iskandar.
Sejumlah kasus tersebut, jelasnya, saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Di samping itu, ia memerintahkan kepada jajarannya agar meningkatkan patroli terutama di jam-jam rawan terjadinya aksi kejahatan.
"Sejauh ini kami sudah ada menerima laporan itu. Masyarakat juga diharakan dapat bekerjasama agar lebih berhati-hati dengan lingkungannya di sekitar. Jika ada melihat seseorang mencurigakan agar segera melapor kepada petugas berwajib," pintanya.
Terpisah Ijai, pedagang kecil di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, ini juga mulai mengkhawatirkan tentang kemungkinan maraknya aksi kriminalitas hingga menjelang Lebaran.
Ijai mengatakan, saat ini ia justru mewaspadai dengan ancaman peredaran uang palsu. Pasalnya, sejak beberapa tahun belakangan tadi ia sudah beberapa kali menjadi korban dari kejahatan peredaran uang palsu terutama saat menjelang lebaran Idulfitri.
"Sekarang ini malah yang ditakutkan peredaran uang palsu. Bahkan, dari dulu pelakunya juga tidak pernah ada yang diamankan," kata Ijai. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor