Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

ASN Diminta Mampu Bedakan Investasi Legal dan Ilegal

Arham Said • Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:49 WIB
Sekda Gumas Richard (tengah) ketika menghadiri kegiatan sekolah pasar modal kepada ASN, pekan lalu.  (DISKOMINFO SANTIK FOR RADAR SAMPIT) 
Sekda Gumas Richard (tengah) ketika menghadiri kegiatan sekolah pasar modal kepada ASN, pekan lalu.  (DISKOMINFO SANTIK FOR RADAR SAMPIT) 

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta mampu membedakan investasi legal dan ilegal serta memahami manfaat dan risikonya sebelum mengambil keputusan keuangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Mas Richard mengatakan, kemampuan tersebut penting mengingat maraknya modus penipuan berkedok investasi.

"Kemampuan membedakan investasi legal maupun ilegal sangat penting, mengingat semakin marak modus penipuan berkedok investasi," tegas Richard, Jumat (17/7).

Ia menjelaskan, modus penipuan berkedok investasi beragam, mulai dari arisan daring yang tidak jelas, pinjaman online ilegal, hingga tawaran investasi tanpa izin melalui media sosial.

Karena itu, pihaknya mendorong ASN memanfaatkan instrumen investasi resmi, seperti saham dan reksa dana, yang disesuaikan dengan profil risiko, kemampuan, serta tujuan keuangan masing-masing.

"Untuk itu, kami mendorong ASN agar memanfaatkan instrumen investasi resmi, seperti saham dan reksa dana, yang disesuaikan dengan profil risiko, kemampuan, serta tujuan keuangan masing-masing," ujarnya.

Richard menambahkan, ASN diharapkan tidak hanya mampu mengelola penghasilan secara produktif, tetapi juga menjadi agen literasi keuangan di lingkungan kerja, keluarga, dan masyarakat.

"Para ASN harus menjadi teladan dalam mengelola keuangan dan membantu masyarakat agar tidak mudah terjebak penipuan investasi serta selalu memilih produk keuangan yang legal dan diawasi otoritas berwenang," katanya.

Untuk membekali ASN dengan pengetahuan mengenai investasi legal, pemerintah telah melaksanakan Sekolah Pasar Modal bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah, Bursa Efek Indonesia, dan perusahaan sekuritas.

"Melalui Sekolah Pasar Modal, kami berharap budaya literasi keuangan terus meningkat sehingga ASN mampu mengambil keputusan investasi secara cerdas dan aman demi kesejahteraan keluarga," ujar Richard.

Ia menambahkan, ASN memiliki peran strategis dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah. Karena itu, literasi keuangan yang baik diharapkan turut mendukung terwujudnya masyarakat Gunung Mas yang sejahtera dan produktif.

Richard juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran keuntungan besar yang tidak masuk akal serta selalu memastikan legalitas lembaga maupun produk investasi sebelum menanamkan modal agar terhindar dari kerugian. (arm/yit)

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
sekolah pasar modal Gunung Mas