Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

ASN Pelayan Masyarakat, Bukan Dilayani

Arham Said • Selasa, 7 Juli 2026 | 11:49 WIB
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gumas untuk tidak bersikap eksklusif, arogan, atau merasa sebagai kelompok elite yang berjarak dengan masyarakat. Arahan tersebut disampaikan pada Senin (6/7).

Jaya menegaskan, ASN merupakan pelayan masyarakat, bukan pihak yang harus dilayani. Ia meminta seluruh ASN hadir di tengah masyarakat tanpa membangun sekat sosial maupun sikap eksklusif.

“ASN itu pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Jangan membangun jarak dan bersikap eksklusif. Harus hadir di seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tegas Jaya.

Ia menambahkan, jabatan dan status ASN bukan sarana untuk meninggikan diri, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui pelayanan publik yang optimal.

“Mari rapatkan barisan dan kerja dengan semangat. Singkirkan ego sektoral. Bangun Kabupaten Gumas ini dengan kasih, integritas, dan kerja keras,” ujarnya.

Menurut Jaya, ASN merupakan garda terdepan yang mencerminkan wajah pemerintah di mata masyarakat. Perilaku, sikap, dan kualitas pelayanan ASN akan memengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah tidak hanya dibangun melalui program pembangunan, tetapi juga dari perilaku ASN yang santun, profesional, cepat, transparan, dan berkeadilan dalam memberikan pelayanan publik,” jelasnya.

Ia menilai, tantangan pembangunan Kabupaten Gumas ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, ASN dituntut tidak hanya unggul dalam administrasi, tetapi juga memiliki empati sosial, kepekaan terhadap persoalan masyarakat, integritas yang kuat, serta semangat pengabdian.

“Jadilah ASN yang membumi, bekerja dengan hati, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” katanya.

Jaya juga menegaskan, reformasi birokrasi di Kabupaten Gumas tidak hanya berfokus pada peningkatan kinerja, tetapi juga perubahan karakter aparatur agar lebih humanis, profesional, dan berintegritas.

“Budaya birokrasi yang melayani harus menjadi identitas seluruh ASN. Tidak boleh ada mentalitas ingin dilayani ataupun merasa lebih tinggi dari masyarakat,” pungkasnya. (arm/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#Gunung Mas #asn