Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Danau Sembuluh dan Rest Area Bisa Jadi Sumber PAD  

M. Rifani Dewantara
Pembudidaya ikan keramba di Desa Sembuluh I Kecamatan Danau Sembuluh sedang menjalankan aktivitas hariannya. (DOK, RADAR SAMPIT)
Pembudidaya ikan keramba di Desa Sembuluh I Kecamatan Danau Sembuluh sedang menjalankan aktivitas hariannya. (DOK, RADAR SAMPIT)

Advertisement

 

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Anggota DPRD Seruyan Daerah Pemilihan (Dapil) II Subani mendorong Pemerintah Kabupaten Seruyan memaksimalkan potensi pariwisata Danau Sembuluh dan pembangunan kawasan istirahat (rest area) di jalur nasional sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Senin (6/7).

Menurut Subani, potensi yang dimiliki Kabupaten Seruyan selama ini belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendongkrak PAD.

Advertisement

Ia menilai Danau Sembuluh layak menjadi prioritas pengembangan karena memiliki daya tarik alam yang besar tanpa memerlukan investasi pembangunan wahana dalam skala besar.

“Danau Sembuluh adalah danau terbesar di Kalimantan. Potensinya sangat besar karena wisatawan tidak perlu disuguhi banyak wahana, panorama alamnya saja sudah menjadi daya tarik,” katanya.

Subani juga mendorong pemerintah daerah menggandeng perusahaan yang beroperasi di Seruyan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, salah satunya dengan menggelar kegiatan rekreasi bagi karyawan beserta keluarga di Danau Sembuluh. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan kunjungan wisata sekaligus menambah PAD.

Advertisement

Selain sektor pariwisata, Subani menyoroti tingginya arus kendaraan di jalan nasional yang melintasi wilayah Seruyan. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan peluang ekonomi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Ia mengusulkan pembangunan rest area di Desa Selunuk. Menurutnya, lahan untuk pembangunan telah tersedia sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi tempat persinggahan pengguna jalan sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.

“Jalur Sampit–Pangkalan Bun sangat ramai, tetapi belum ada rest area yang representatif. Seruyan harus ikut mengambil peluang ekonomi dari lalu lintas kendaraan itu,” ujarnya.

Subani berharap keberadaan rest area dapat memperkuat identitas Kabupaten Seruyan sebagai daerah persinggahan sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada para pengguna jalan.

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Siapkan Akses Wisata Danau Sembuluh Melalui Bangkal

Siapkan Akses Wisata Danau Sembuluh Melalui Bangkal

Disporaparbud Seruyan mulai menyusun langkah untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata daerah, terutama di Danau Sembuluh.

Danau Sembuluh Disiapkan Jadi Wisata Unggulan di Kalteng 

Danau Sembuluh Disiapkan Jadi Wisata Unggulan di Kalteng 

sERUYAN fokus pengembangan wisata ke kawasan Danau Sembuluh yang direncanakan menjadi destinasi unggulan di Kalimantan Tengah.

Danau Sembuluh Belum Tergarap Maksimal, Fasilitas Diminta Dibenahi, Berpotensi jadi Wisata Unggulan

Danau Sembuluh Belum Tergarap Maksimal, Fasilitas Diminta Dibenahi, Berpotensi jadi Wisata Unggulan

Potensi wisata Danau Sembuluh dinilai belum tergarap optimal. Kawasan perairan ini didorong menjadi destinasi unggulan Kabupaten Seruyan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer