Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perumdam Maruang Duhung Komitmen Pasok Air Bersih 24 Jam Per Hari

Heru Prayitno • Rabu, 1 Juli 2026 | 09:30 WIB
Petugas Perumdam Maruang Duhung ketika memperbaiki jaringan pipa di Jalan Sabirin Muchtar, Kota Kuala Kurun, belum lama ini. (PERUMDAM MARUANG DUHUNG)
Petugas Perumdam Maruang Duhung ketika memperbaiki jaringan pipa di Jalan Sabirin Muchtar, Kota Kuala Kurun, belum lama ini. (PERUMDAM MARUANG DUHUNG)

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Maruang Duhung Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Hendra Toendan, berkomitmen mewujudkan layanan air bersih yang mengalir selama 24 jam, khususnya bagi pelanggan di Kota Kuala Kurun. Komitmen tersebut menjadi fokus utama pada masa jabatan keduanya untuk periode 2026–2031.

Hendra mengatakan, peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat akan dilakukan melalui penyediaan air bersih yang lebih optimal dan berkelanjutan. Menurut dia, upaya tersebut memerlukan dukungan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat untuk memperkuat sarana dan prasarana yang masih terbatas.

"Salah satu komitmen saya di periode kedua adalah mewujudkan layanan air bersih yang mengalir selama 24 jam, khususnya bagi pelanggan di Kota Kuala Kurun," ujar Hendra, Selasa (30/6).

Ia menjelaskan, sejumlah fasilitas milik Perumdam Maruang Duhung telah berusia puluhan tahun dan membutuhkan modernisasi. Salah satunya adalah Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Jalan Korpri yang masih menggunakan fasilitas yang dibangun pada 1993, saat Kabupaten Gunung Mas masih menjadi bagian dari Kabupaten Kapuas.

Selain itu, jaringan perpipaan yang sudah tua juga menjadi tantangan karena berpotensi menimbulkan kebocoran dan mengganggu kontinuitas pelayanan kepada pelanggan.

"Kami ingin pelayanan terus meningkat sehingga masyarakat dapat menikmati distribusi air selama 24 jam. Namun, hal itu juga memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang memadai," katanya.

Menanggapi arahan Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong agar setiap kebocoran, sekecil apa pun, segera ditangani, Hendra menyatakan siap melaksanakan instruksi tersebut. Selama ini, tim Perumdam rutin melakukan patroli jaringan, memeriksa kualitas air, serta mendeteksi kebocoran pipa.

Ia mengakui, salah satu kendala di lapangan adalah banyaknya pipa yang tertanam di bawah badan jalan sehingga menyulitkan proses pencarian titik kebocoran.

"Kendalanya di lapangan, banyak pipa yang telah tertanam di bawah badan jalan sehingga cukup sulit menemukan titik kebocoran. Namun, jika kebocoran terlihat, kami akan langsung melakukan perbaikan secepatnya," tegasnya.

Hendra juga mengajak pelanggan berperan aktif dalam pengawasan layanan air bersih dengan melaporkan kebocoran pipa maupun penyalahgunaan sambungan air tanpa meter melalui layanan pengaduan WhatsApp di nomor 0821-9047-7878.

Menurut dia, praktik pencurian air tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berdampak pada kualitas pelayanan kepada pelanggan lainnya.

"Setiap laporan dari pelanggan, baik terkait kebocoran pipa maupun air yang tidak mengalir, pasti akan kami tindak lanjuti," tandasnya. (arm/yit)

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
#PDAM #Perumdam #Gunung Mas