KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mulai melakukan penjaringan calon peserta didik untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 54 Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 270 kuota disiapkan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gumas Sugiarto mengatakan, kuota tersebut masing-masing terdiri atas 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.
“Sekolah rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin yang masuk dalam desil 1 dan desil 2 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN),” ujarnya, Rabu (20/5).
Untuk mendukung proses penjaringan, Dinas Sosial telah menginstruksikan SDM pendamping, seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), melakukan penjangkauan calon peserta didik.
Selain itu, para pendamping diminta aktif berkoordinasi dengan camat, kepala desa, dan lurah di wilayah kerja masing-masing. Proses penjangkauan ditargetkan selesai hingga 30 Mei 2026.
Sebelumnya, Kabupaten Gunung Mas menjadi satu dari empat kabupaten/kota di Kalimantan Tengah yang terpilih sebagai lokasi Sekolah Rakyat rintisan 2025 sekaligus menerima pembangunan Sekolah Rakyat permanen.
Sekolah Rakyat rintisan di Kabupaten Gunung Mas resmi dibuka pada 29 September 2025 dengan memanfaatkan bangunan Hotel Gunung Mas di Kuala Kurun. Pada tahap rintisan, jumlah peserta didik yang diterima sebanyak 100 orang.
Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat permanen ditandai dengan groundbreaking di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, pada 26 Januari 2026. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
“Apabila pembangunannya rampung, seluruh kegiatan belajar mengajar akan dipusatkan di sana,” kata Sugiarto. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno