KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Kelompok Tani (Poktan) Manawau Makmur di Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, melaksanakan panen perdana bawang merah, Kamis (30/4). Panen dilakukan setelah masa tanam sejak 20 Februari 2026.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas, Aryantoni, mengatakan budidaya dilakukan di lahan seluas 10 x 7 meter dengan hasil panen mencapai 50 kilogram bawang merah dalam kondisi basah.
Menurut dia, budidaya tersebut masih tahap percobaan dengan perlakuan terbatas, seperti belum dilakukan pengapuran lahan dan penggunaan pupuk kandang yang masih minim. Meski demikian, hasil panen dinilai cukup baik sebagai indikator awal potensi pengembangan komoditas bawang merah di daerah tersebut.
Hasil panen telah dipasarkan kepada masyarakat di Kuala Kurun dengan harga Rp30 ribu per kilogram dalam kondisi basah. Dinas Pertanian bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) turut membantu pemasaran secara daring melalui berbagai media sosial.
“Seluruh hasil panen sudah habis terjual. Ini menunjukkan budidaya dan pemasaran bawang merah di daerah ini masih sangat potensial,” ujar Aryantoni.
Ia berharap produksi bawang merah dapat terus meningkat seiring perbaikan teknik budi daya, termasuk optimalisasi perlakuan lahan dan penambahan luas tanam. Dinas Pertanian bersama PPL akan terus memberikan dukungan melalui pendampingan teknis dan penguatan kapasitas petani. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno