radarsampitjawapos.com-Bagi kebanyakan individu, uang dan kekayaan merupakan salah satu energi terbesar yang dapat memengaruhi kebahagiaan setiap orang.Meski tidak sepenuhnya keliru, uang dan kekayaan merupakan sebuah bentuk energi yang dapat membawa pemiliknya pada tingkat kesadaran tertentu.
Menurut Peneliti sekaligus Psikiater dan Penulis asal Wisconsin, Amerika David R Hawkins, kesadaran manusia dapat dikelompokkan menjadi dua kategori.Selain mengenal Force yang bermakna kesadaran negatif, kesadaran manusia juga terbagi ke dalam kategori power atau kesadaran positif.
Dalam gagasannya tentang peta kesadaran, David R Hawkins menjelaskan pentingnya setiap orang mengenali kesadaran diri atau kondisi memahami diri sendiri.
Hawkins berpendapat, kesadaran akan perpaduan aspek rasional, kondisi emosional serta intelektual memungkinkan manusia berada dalam lingkup energi tertentu.Perasaan malu, rasa bersalah, putus asa dan kesedihan merupakan aspek paling dasar dalam peta kesadaran tersebut.Rasa takut, keinginan, marah, bangga serta berani menunjukkan tingkat energi yang berada di tingkat sedikit lebih tinggi.
Sementara hal yang bersifat positif seperti cinta, kedamaian, suka cita, penerimaan merupakan tingkat power seseorang.
Berdasarkan pada lingkup energi tersebut, sebuah realitas kemudian akan sangat memengaruhi kehidupan setiap pribadi.Seseorang yang dipenuhi dengan energi negatif akan mendatangkan hal negatif dan penderitaan, sementara orang penuh cinta dan kedamaian akan membawa kebahagiaan.
Berada dalam kondisi netral, arti dan pemaknaan uang dan kekayaan menjadi sangat bergantung kepada siapapun yang memegang atau memilikinya.
Di tangan seorang bijaksana, uang akan menjelma menjadi benih kebaikan.Sementara bagi orang tamak, uang tidak lebih dari alat pencengkram kekuasaan.Mengingat uang merupakan hal penting bagi kehidupan kebanyakan orang, mengenali energi positif tentang uang bisa merupakan suatu berkah tersendiri.
Untuk dapat menegaskan rasa kebahagiaan sebagai pribadi, berikut lima energi positif yang disukai uang. Energi positif pertama yang disukai uang adalah energi syukur atau kemampuan menerima kondisi diri sepenuh hati dan berusaha menjadi lebih baik.
Energi selanjutnya yang disukai uang adalah energi kebahagiaan atau keinginan tulus memberi tanpa bersifat transaksional.
Dua energi positif selanjutnya yang sangat disukai uang adalah energi kegembiraan dan kedamaian atau keinginan untuk menanamkan sifat welas asih.
Energi kelima yang disukai uang dari orang bijaksana adalah cinta kasih atau dorongan diri menebarkan rasa damai, bahagia pada setiap makhluk Tuhan.(ajc/int/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama