Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kaki Sering Mendarat Miring Saat Lari? Ini Penjelasan Ahli dan Cara Menguranginya

Usay Nor Rahmad • Sabtu, 19 Juli 2025 | 06:10 WIB
Ilustrasi kaki pelari saat menyentuh lintasan. (Dibuat dengan akal imitasi)
Ilustrasi kaki pelari saat menyentuh lintasan. (Dibuat dengan akal imitasi)

Radarsampit.jawapos.com – Pernah merasa bagian luar sepatu kamu cepat rusak atau terasa nyeri saat lari? Bisa jadi itu karena cara kaki mendarat yang kurang tepat.

Banyak pelari, tanpa sadar, mendarat dengan sisi luar kaki terlebih dahulu saat berlari. Dalam dunia lari, kondisi ini disebut over-supination atau under-pronation.

Meskipun bukan kelainan serius, cara mendarat ini bisa berdampak buruk dalam jangka panjang. Mulai dari keausan sepatu yang tidak merata, nyeri pada pergelangan kaki, lutut, hingga risiko cedera lebih tinggi.

Kenapa Bisa Terjadi?

Menurut pelatih lari dan spesialis performa olahraga Nate Helming, banyak orang memang memiliki kecenderungan alami untuk mendarat pada sisi luar kaki saat berlari.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari bentuk kaki, fleksibilitas pergelangan, hingga kekuatan otot yang tidak seimbang.

“Masalahnya bukan cuma pada kaki. Kadang pola ini berasal dari cara kita berdiri, berjalan, bahkan postur tubuh saat duduk terlalu lama,” ujar Helming, dikutip dari Experience Life.

Apa Dampaknya Jika Dibiarkan?

Helming menjelaskan bahwa jika pola mendarat miring ini dibiarkan, maka beban tubuh tidak akan tersebar secara merata.

Akibatnya, tekanan berlebih menumpuk di bagian luar kaki, tulang kering, dan lutut.

“Lama-lama bisa terjadi cedera stres berulang seperti plantar fasciitis, nyeri lutut, atau bahkan retakan kecil pada tulang,” tambahnya.

Ini Cara Menguranginya

Berikut beberapa tips dari Helming untuk membantu kamu mendarat lebih seimbang saat berlari:

1. Latih Keseimbangan Tubuh

Lakukan latihan stabilitas seperti berdiri satu kaki, side lunges, atau latihan dengan bosu ball untuk melatih otot inti dan kaki bagian bawah.

2. Perhatikan Postur Saat Berlari

Pastikan kepala tetap tegak, bahu rileks, dan pinggul sejajar. Posisi tubuh yang baik membantu distribusi beban lebih merata saat kaki menyentuh tanah.

3. Pilih Sepatu Lari yang Sesuai

Sepatu dengan bantalan tambahan atau desain khusus untuk supinator bisa membantu mengurangi dampaknya.

4. Konsultasi dengan Fisioterapis atau Pelatih

Jika kamu sering mengalami nyeri atau cedera, jangan ragu untuk mengevaluasi teknik lari bersama ahli.

5. Gunakan Teknik Lari yang Efisien

Fokus pada langkah pendek dan cepat, bukan hentakan besar. Langkah ringan membantu kaki menyentuh tanah lebih alami dan seimbang.

Jangan Tunggu Sampai Cedera

Meski terlihat sepele, cara kaki mendarat saat lari sangat memengaruhi kenyamanan dan keamanan.

“Kalau ingin lari lebih lama dan bebas cedera, mulailah dari dasar: perhatikan teknik dasar, perkuat otot penopang, dan dengarkan sinyal tubuh,” pungkas Helming.(*)

Editor : Slamet Harmoko
#kaki #pelari #penjelasan ahli #miring