Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran akibat korsleting listrik masih mendominasi penyebab kebakaran rumah dan bangunan di berbagai wilayah Indonesia.
Ironisnya, banyak kasus yang terjadi berawal dari hal sepele seperti kabel rusak, colokan bertumpuk, atau stop kontak yang dibiarkan longgar.
Salah satu insiden terbaru, kebakaran hebat terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (15/7/2025).
Meski penyebab kebakaran masih diselidiki, dugaan kuat api muncul akibat gangguan kelistrikan di salah satu mesin.
Kasus seperti ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, tak hanya di fasilitas besar tapi juga di rumah-rumah.
Jangan Anggap Sepele Colokan Tumpuk
Menurut data dari Dinas Pemadam Kebakaran di sejumlah daerah, lebih dari 60 persen kasus kebakaran disebabkan korsleting listrik. Mayoritas terjadi di pemukiman warga akibat kabel tua, colokan bertumpuk, dan instalasi tidak standar.
“Yang sering kami temui, masyarakat menggunakan colokan model T yang bertumpuk-tumpuk. Ini rawan panas, apalagi kalau dipakai bersamaan untuk kulkas, rice cooker, dan dispenser,” kata salah satu petugas Damkar Kotim.
Ini Cara Mencegah Korsleting Listrik di Rumah
Agar rumah tetap aman dan nyaman, berikut tujuh cara mencegah korsleting listrik yang bisa dilakukan masyarakat:
Gunakan Instalasi Listrik Sesuai Standar SNI
Hindari pemasangan kabel atau stop kontak secara sembarangan. Gunakan jasa teknisi listrik bersertifikat.
Periksa Kondisi Kabel Secara Rutin
Kabel yang sudah mengelupas, getas, atau berwarna kehitaman wajib segera diganti.
Hindari Penggunaan Colokan Bertumpuk
Stop kontak bertumpuk meningkatkan risiko panas berlebih. Gunakan terminal listrik bersekering dan berkualitas baik.
Matikan Peralatan Saat Tidak Digunakan
Cabut charger, rice cooker, setrika, atau dispenser jika sudah tidak dipakai. Hindari kebiasaan membiarkan peralatan menyala saat tidur.
Jangan Sembunyikan Kabel di Bawah Karpet atau Furnitur
Kabel bisa tergesek, tertekan, atau panas tanpa disadari.
Baca Juga: Pelajar SD dan SMP Sederajat di Palangka Raya Ditantang Adu Kreatif dalam Lomba Desain Poster Digital, Ini Syarat dan Ketentuannya
Pasang MCB dan ELCB di Rumah
Mini Circuit Breaker (MCB) akan memutus arus jika ada kelebihan beban, sementara Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) akan mendeteksi kebocoran arus listrik.
Jauhkan Kabel dari Sumber Air
Pastikan tidak ada stop kontak di area lembap atau dekat bak cuci dan kamar mandi.
Pemerintah daerah dan PLN juga diminta aktif mengedukasi masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk.
Langkah sederhana seperti sosialisasi keselamatan listrik, pemasangan alat pengaman, dan pengecekan instalasi gratis bisa mencegah bencana lebih besar. (*)
Editor : Slamet Harmoko