
SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara mulai mematangkan rencana penggunaan Dana Bantuan Presiden (Banpres) untuk memperkuat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan peralatan penanggulangan bencana hingga penyediaan fasilitas air bersih.
Bupati Sukamara Masduki mengatakan, dana bantuan tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kemampuan daerah dalam menghadapi ancaman karhutla.
"Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kebutuhan peralatan penanganan karhutla harus direncanakan secara matang agar bantuan yang tersedia benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan," kata Masduki seusai Rapat Pembahasan Usulan Penggunaan Dana Bantuan Presiden untuk Penanganan Karhutla.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman saat kebakaran terjadi. Kesiapsiagaan sejak dini, ketersediaan peralatan, serta sarana pendukung lainnya juga penting untuk mengurangi risiko bencana.
Ia menegaskan, pengelolaan dana bantuan harus dilakukan secara efektif, transparan, dan akuntabel agar setiap anggaran yang digunakan memberikan manfaat nyata.
"Kita ingin setiap anggaran yang digunakan memberikan manfaat nyata, baik dalam meningkatkan kesiapsiagaan maupun melindungi masyarakat dari dampak karhutla," ujarnya.
Melalui dukungan Dana Banpres tersebut, Pemkab Sukamara berharap kapasitas penanggulangan karhutla semakin meningkat. Selain itu, koordinasi lintas sektor serta kesiapan sarana dan prasarana diharapkan semakin kuat sehingga upaya pencegahan dan penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan terarah. (fzr/yit)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




