SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi lima titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam 24 jam terakhir.
Sebaran titik panas ini terpantau di empat kecamatan dengan tingkat kepercayaan tinggi.
Berdasarkan data satelit, Kecamatan Antang Kalang menjadi wilayah dengan temuan terbanyak, yakni dua titik di Desa Tumbang Ngahan.
Sementara tiga titik lainnya tersebar masing-masing satu titik di Kelurahan Ketapang (Kecamatan Mentawa Baru Ketapang), Desa Tangkarobah (Kecamatan Mentaya Hulu), dan Desa Tumbang Tilap (Kecamatan Bukit Santuai).
Tingkat kepercayaan tinggi pada kelima titik tersebut mengindikasikan adanya sumber panas signifikan di permukaan tanah, baik akibat aktivitas pembakaran lahan maupun faktor suhu ekstrem lainnya.
Kondisi ini menjadi peringatan serius lantaran sebagian wilayah Kotim masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar berdasarkan analisis parameter cuaca terbaru.
Meski demikian, BMKG memprakirakan wilayah Kotim berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam 24 jam ke depan.
Potensi pertumbuhan awan hujan terpantau cukup tinggi, namun hal itu dinilai belum sepenuhnya mampu menghilangkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG mengimbau masyarakat, terutama di zona merah hotspot, untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar guna mencegah perluasan karhutla. (oes)
Editor : Slamet Harmoko