SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Euforia malam Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah nyaris diwarnai insiden kecelakaan lalu lintas.
Tumpahan bahan bakar jenis solar di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di kawasan Terowongan Nur Mentaya, membuat badan jalan menjadi licin dan membahayakan pengendara, Jumat malam (20/3/2026).
Peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 21.15 WIB oleh anggota Satlantas Polres Kotim. Saat itu, arus kendaraan terpantau masih cukup ramai seiring aktivitas warga yang merayakan malam takbiran.
Menindaklanjuti laporan itu, tim Rescue Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim langsung bergerak cepat. Petugas diberangkatkan pukul 21.16 WIB dan tiba di lokasi hanya berselang beberapa menit kemudian untuk melakukan penanganan.
Di lokasi, petugas menemukan tumpahan solar telah menyebar di badan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter.
Kondisi tersebut membuat permukaan jalan sangat licin dan berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir, terutama bagi pengendara roda dua.
Petugas kemudian melakukan pembersihan secara menyeluruh guna menghilangkan sisa tumpahan dan memastikan jalan kembali aman dilalui. Proses penanganan berlangsung hingga pukul 22.13 WIB.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian tersebut. Namun, situasi ini sempat memicu kekhawatiran, mengingat momen malam Idulfitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.
Penanganan melibatkan personel Regu 3 Peleton II, di antaranya Susanto selaku pelaksana harian regu, Markus Marcellino R, Noval Dwi Priyanto, dan M. Haris Padilah, dengan dukungan anggota Satlantas Polres Kotim.
Setelah proses pembersihan selesai, kondisi jalan kembali normal dan aman dilalui. Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di malam hari dan di jalur yang berpotensi licin. (oes)
Editor : Slamet Harmoko