Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pria Bertato di Banjarmasin Barat Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Farid Mahliyannor • Rabu, 28 Januari 2026 | 21:53 WIB
TANPA IDENTITAS: Jasad korban dibawa ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. (Foto: Polairud untuk radar bjm)
TANPA IDENTITAS: Jasad korban dibawa ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. (Foto: Polairud untuk radar bjm)

Radarsampit.jawapos.com - Seorang pria tanpa identitas ditemukan mengapung di Sungai Jalan Jafri Zam-zam, Kelurahan Kuin Cerucuk,  Banjarmasin Barat, Selasa (27/1) sekira pukul 12.15 Wita.

Penemuan jasad tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Korban ditemukan dalam posisi berdiri di sungai dengan bagian kaki tertindih benda pemberat.

Kondisi itu membuat jasad tidak terbawa arus. Warga yang melihat pertama kali segera melaporkan kejadian tersebut ke Markas Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Banjarmasin.

Tak lama kemudian, tim rescue gabungan tiba di lokasi dan mengevakuasi korban ke Instalasi Pemulsaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum dan identifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan ciri-ciri, korban diperkirakan berusia dewasa dengan tinggi sekira 165 sentimeter, bertubuh gemuk, berambut ikal panjang, serta memiliki tato di bagian punggung dan paha kiri.

Saksi pertama, Muhammad Daud Bimantara (34), yang berprofesi sebagai tukang parkir di sekitar lokasi, mengaku awalnya mengira benda tersebut hanyalah tumpukan lumut atau sampah.

"Awalnya saya lihat seperti ada sesuatu tersangkut di sungai. Setelah diperhatikan lebih dekat, ternyata mayat. Saya langsung memanggil teman dan melapor," ujarnya.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Menurutnya, hingga kini identitas korban masih belum diketahui.

"Status korban masih Mr X. Kami masih melakukan penelusuran di sekitar pesisir sungai dan menyebarkan informasi ke relawan serta masyarakat untuk membantu proses identifikasi," ujarnya.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

"Hasil visum dari RSUD Ulin akan menjadi dasar untuk proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya. (jpg)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#penemuan mayat #tewas mengapung #kalimantan selatan #banjarmasin