
KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Kondisi Pasar Saik yang dinilai semrawut dan kurang terawat memantik kemarahan Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin (11/5) pagi.
Orang nomor satu di Bumi Gawi Hatantiring itu menilai pengelolaan pasar berjalan tidak maksimal dan jauh dari harapan pemerintah daerah.
Saat meninjau langsung sejumlah sudut pasar, Ahmad Selanorwanda menyoroti berbagai persoalan, mulai dari drainase yang buruk, kebersihan lingkungan, fasilitas pasar, hingga banyaknya kios yang dibiarkan kosong.
“Setelah melihat kondisi pasar hari ini, ini menjadi perhatian serius. Saya awalnya meyakini masing-masing dinas dengan tugas dan tanggung jawabnya bisa sesuai arahan saya, aktif bahkan proaktif,” ujarnya usai sidak.
Ia mengaku kecewa lantaran kondisi pasar terlihat seolah tidak terurus. Menurutnya, persoalan tersebut menjadi gambaran masih banyaknya sektor pelayanan publik di Kabupaten Seruyan yang perlu dibenahi secara serius.
“Saya betul-betul melihat situasi yang seolah-olah tidak terurus. Inilah kondisi Kabupaten Seruyan yang dulu saya katakan tidak baik-baik saja,” tegasnya.
Bupati memastikan Pasar Saik akan masuk dalam skala prioritas pemerintah daerah untuk segera ditangani. Evaluasi terhadap instansi terkait juga bakal dilakukan menyusul buruknya pengelolaan kawasan pasar.
“Saya ingin ada data, ada telaahan, lalu dibicarakan dan dianggarkan kalau memang prioritas. Dan pasar ini masuk skala prioritas untuk segera kita tangani,” ungkapnya.
Ia juga menilai lemahnya kepekaan dan respons sejumlah pejabat menjadi salah satu penyebab lambannya pembenahan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





